INIPASTI.COM, MAKASSAR-Salah satu wujud dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Unismuh Makassar adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan di Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Takalar.
Saat ini Universitas Muhammadiyah Makassar telah membina sedikitnya 22 kelompok petani jagung di Desa Laikang, Takalar. Setiap kelompok beranggotakan 25 orang petani jagung.
Penanggungjawab kegiatan pemberdayaan petani jagung Unismuh Makassar, Dr Agussalim dan Dr Idham Halid, di lantai 17 Gedung Iqra Unismuh Makassar, mengatakan, tiga bulan yang lalu kelompok binaan telah dibagikan bibit jagung untuk di tanam dan sekarang jagung yang sudah di tanam tiga bulan lalu siap untuk di panen.
“Insya Allah 16 Maret 2018 sudah mulai panen. Benih jagung yang dipanen adalah jagung pioner (benih unggul). Produksinya bisa mencapai 6- 7 ton per hectare,”ujar Aggussalim.
Menurut Idham Halid, panen jagung Unismuh Makassar di Laikang, akan dihadiri Direjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Kadis Pertanian Sulsel, Kadis UKM Sulsel,Bupati Takalar, Rektor Unismuh Dr H Abdul Rahman Rahim, Ketua BPH Dr Ir HM Syaiful Saleh, M.Si, wakil rektor, dekan, wakil dekan dan sejumlah pejabat Unismuh lainnya. Serta Business Council Indonesia Region.
Sekadar untuk diketahui, Unismuh Makassar telah memiliki pabrik dan gudang jagung di Doja, Limbangun, Kab. Gowa. Kapasitas gudang bisa mencai 3000 ton. Sekarang ini hasil pembelian dari petani di tamping di gudang dan pembelinya oleh sejumlah perusahaan pakan di KIMA, diantaranya Jaffa dan PT New Hope Indonesia. Sekarang ini sedang menjajaki kerjasama dengan sejumlah pasar luar negeri salah satunya adalah Malaysia.(nasrullah)










