INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Universitas Terbuka (UT) Makassar melaksanakan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem penjaminan mutu serta memastikan seluruh proses bisnis dan layanan pendidikan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Kegiatan audit dilaksanakan selama dua hari, 29–30 Oktober, oleh tim asesor dari Kantor Penjaminan Mutu Universitas Terbuka.
Kegiatan AMI tersebut menghadirkan Dr. Zainur Hidayah, S.Pi., M.M. selaku Lead Asesor dan Adhi Susilo, S.Pt., M.Biotech.St., Ph.D. selaku Asesor.
Pelaksanaan audit menjadi bagian penting dalam mengevaluasi implementasi sistem penjaminan mutu di UT Makassar sekaligus mengidentifikasi berbagai praktik baik dan ruang peningkatan yang dapat ditindaklanjuti secara berkelanjutan.
Evaluasi Proses Bisnis dan Layanan UT Makassar
Pelaksanaan audit dilakukan melalui penelaahan terhadap berbagai dokumen, proses kerja, serta implementasi kegiatan yang menjadi bagian dari penyelenggaraan layanan UT Makassar. Proses tersebut diarahkan untuk melihat kesesuaian antara pelaksanaan di lapangan dengan standar, kebijakan, serta prosedur yang telah ditetapkan oleh Universitas Terbuka.
Sejumlah aspek strategis menjadi perhatian dalam kegiatan audit, mulai dari manajemen internal, sumber daya, admisi dan registrasi, layanan mahasiswa, pembelajaran, asesmen hasil belajar, pemasaran dan kerja sama, hingga pengelolaan sarana, media, dan sumber belajar.
Melalui proses audit tersebut, tim asesor melakukan penelusuran terhadap bukti pelaksanaan kegiatan sekaligus menggali informasi mengenai efektivitas proses bisnis yang berjalan di UT Makassar. Audit tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen, tetapi juga menjadi sarana evaluasi untuk memastikan proses yang dilaksanakan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan kepada mahasiswa dan masyarakat.
Dorong Penguatan Budaya Mutu
Pelaksanaan AMI menjadi momentum bagi UT Makassar untuk memperkuat budaya mutu pada seluruh lini organisasi. Setiap unit kerja didorong untuk memiliki kesadaran bahwa penjaminan mutu merupakan bagian integral dari pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.
Dalam proses audit, berbagai aspek pengelolaan organisasi turut menjadi perhatian, termasuk efektivitas koordinasi internal, pengelolaan sumber daya, evaluasi kinerja, pengendalian risiko, pengelolaan keluhan, serta dokumentasi pelaksanaan dan evaluasi kegiatan.
Selain itu, aspek pelayanan kepada mahasiswa dan calon mahasiswa juga menjadi bagian penting dalam proses audit. Hal tersebut sejalan dengan komitmen UT Makassar untuk terus memberikan layanan pendidikan jarak jauh yang mudah diakses, berkualitas, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.
Identifikasi Praktik Baik dan Ruang Peningkatan
Kegiatan AMI tidak hanya bertujuan menemukan aspek yang perlu diperbaiki, tetapi juga mengidentifikasi praktik baik yang telah dilaksanakan oleh UT Makassar. Berbagai inovasi, strategi pelayanan, pemanfaatan teknologi informasi, serta bentuk koordinasi dan kerja sama yang telah berjalan menjadi bagian dari proses evaluasi.
Praktik baik tersebut diharapkan dapat dipertahankan dan dikembangkan sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan efektivitas layanan. Di sisi lain, berbagai catatan dan ruang peningkatan yang ditemukan selama proses audit menjadi bahan penting bagi UT Makassar dalam menyusun langkah perbaikan.
Hasil audit juga menjadi dasar untuk mendorong penguatan dokumentasi, evaluasi berkala, pengelolaan risiko, serta tindak lanjut terhadap setiap rekomendasi yang dihasilkan. Dengan demikian, hasil AMI tidak berhenti pada proses penilaian, tetapi dapat diimplementasikan dalam bentuk perbaikan nyata pada periode berikutnya.
AMI sebagai Instrumen Perbaikan Berkelanjutan
Melalui pelaksanaan AMI, UT Makassar memperoleh kesempatan untuk melihat kembali efektivitas berbagai proses yang telah berjalan sekaligus menyusun langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan layanan.
Kegiatan ini menegaskan bahwa penjaminan mutu merupakan sebuah siklus yang berkelanjutan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, hingga peningkatan. Hasil audit menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan setiap proses bisnis terus berkembang dan mampu menjawab kebutuhan mahasiswa serta masyarakat.
Kantor Penjaminan Mutu Universitas Terbuka melalui tim asesor juga memberikan arahan dan catatan perbaikan yang dapat menjadi bahan tindak lanjut bagi UT Makassar.
Komitmen terhadap tindak lanjut hasil audit menjadi bagian penting agar berbagai rekomendasi dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu kelembagaan.
Dengan terlaksananya AMI selama dua hari, UT Makassar diharapkan semakin mampu memperkuat implementasi sistem penjaminan mutu dalam setiap proses bisnis dan layanan. Melalui kolaborasi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh unsur pendukung lainnya, budaya mutu di lingkungan UT Makassar dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari upaya memberikan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berkelanjutan.










