INIPASTI.COM. JAKARTA- Viral, Rizal korban bullying di Kabupaten Pangkajene Provinsi Sulawesi Selatan. Berbagai bantuan kini berdatangan ke rumah kediamannya, sepeti sepeda dan sembako. Video bocah penjual gorengan dibully, dipukul, dibanting, dan ditertawakan viral di media sosial.
Pelaku utama yang memukul Rizal dipecat oleh instansi dia bekerja. Diketahui dia bekerja bagian teknisi di perusahaan kelistrikan. Namun, dari klarifikasi PLN unit induk wilayah Sul-Selbar mengatakan bahwa pelaku bukan pegawai PLN. Diduga ada vendor yang mempekerjakan yang bersangkutan.
Video yang diduga terjadi di Bonto Bonto, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan ini salah satunya dibagikan oleh akun @ndorobeii pada Minggu (17/5/2020). Sementara di Facebook, video serupa juga diunggah oleh akun CTV.
“Gak kuat nahan air mata melihat seorang anak penjual gorengan yang di bully seperti ini. Semoga pelaku cepat sadar. TKP Pangkep Bonto-bonto #StopBullying,” tulisnya.
Video bullying sekelompok anak terhadap seorang anak, RZ (12), penjual jalangkote keliling di Kelurahan Bonto-Bonto, Kecamatan Ma’rang, Pangkep, Sulawesi Selatan viral di media sosial. RZ tampak dirundung hingga didorong hingga jatuh.
Video yang berdurasi 11 detik itu, memperlihatkan korban yang menggunakan sepeda dan membawa barang dagangannya dikerumuni oleh sekelompok anak muda yang menggunakan motor.
Salah-satu dari mereka terlihat mendorong-dorong korban.
Dengan menggunakan bahasa bugis, pelaku sempat mendorong-dorong korban lalu naik ke motornya. Saat korban memegang plat motor pelaku, korban lalu dipukul dari belakang hingga jatuh tersungkur ke pinggir jalan.
Awalnya, pemuda itu lalu menakut-nakuti si bocah penjual gorengan hingga jatuh terperosok ke lapangan.
Pemuda dan seorang yang merekam video justru tertawa terpingkal-pingkal saat bocah penjual gorengan itu jatuh.
Tampak beberapa barang yang dibawa bocah itu berserakan. Si pemuda mengangkat sepeda, tapi tidak membantu menolong si bocah yang terperosok.
Video yang lain memperlihatkan bocah itu dikelilingi oleh beberapa pemuda dan salah satunya melakukan kekerasan fisik.
Dalam video kedua ini, si bocah penjual gorengan terlihat memakai kaus yang berbeda.
Awalnya, seorang pemuda memakai kaus abu-abu dengan celana jins biru meledek si bocah penjual gorengan dengan mendorong-dorongnya. Terlihat sepeda milik bocah itu juga tergeletak di dekatnya.
Bocah tersebut berusaha membela diri. bocah penjual gorengan itu melampiaskan dengan menekuk plat nomor di motor milik si pemuda.
Pemuda itu spontan langsung emosi, turun dari motor dan memukul bocah penjual gorengan itu. Si bocah berusaha melindungi dirinya.
Tapi pemuda itu justru membanting si bocah hingga terlempar ke rerumputan. Pemuda lain di sekitarnya justru tertawa terbahak-bahak saat si bocah kesusahan bangun setelah dibanting.
Beredar juga beberapa informasi lain terkait kejadian dalam video viral tersebut.
Muncul foto yang menyebutkan bahwa pemuda atau pelaku yang membanting si bocah penjual gorengan telah diamankan pihak berwajib.
Selain itu, muncul pula video berdurasi singkat yang diklaim sebagai bapak dari bocah penjual gorengan tersebut.
Seperti dalam unggahan akun Facebook ToBija BARRU pada Minggu (17/5/2020).
Namun dalam video itu, tidak dijelaskan bagaimana reaksi orang tua si bocah yang dibully.
Banyak warganet yang bersimpati kepada bocah penjual gorengan. Sementara netizen yang lain mengecam aksi bullying yang dilakukan para pemuda itu.
“Iih,,kok aku geram banget lihatin mereka, pengen nabok lah,” komentar Husniwati Husin Milagros.
Selain itu, ajudan pribadi Menhan Prabowo , Subianto, Rizky Irmansyah terlihat ikut mengomentari foto yang memperlihatkan pemuda pelaku bully saat tertangkap.
Rizky berkomentar di unggahan akun Instagram @ndorobeii, “Masih bisa kau senyum, tunggu tim saya datang.”










