INIPASTI.COM, MAKASSAR – Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menerima penganugerahan Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) dalam bidang pemikiran politik Islam pada acara puncak peringatan milad ke-64 Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Aula Aljibra Kampus UMI, Sabtu, (23/6/2018).
Ini merupakan gelar kehormatan ke 12 yang diterima oleh JK, setelah sebelumnya menerima gelar kehormatan dari Universitas Negeri Alauddin Makassar dan salah satu Universitas di Jepang.
Rektor UMI Prof. Masrurah Mokhtar dalam sambutannya mengungkapkan keputusan UMI menganugerahkan gelar tersebut telah melalui kajian yang serius.
“Keputusan pemberian gelar kepada beliau tidak lahir begitu saja, tetapi melalui kajian yang serius dan mendalam oleh anggota senat,” ungkap Masrurah dalam sambutannya.
Dikatakannya, apa yang telah dilakukan JK bukan sekedar teori tapi terlibat langsung dalam berbagaian kebijakan strategis dalam bidang manajemen bisnis, serta ekonomi politik.
“Setelah mempelajari nilai dan gagasan, kebijakan strategis dalam bidang manajemen bisnis, beliau sosok ekonom dan politikus yang tak hanya berteori tapi juga langsung terlibat langsung dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu dalam dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Aktualisasi Prinsip Islam dalam penguatan semangat kebangsaan” JK mengungkapkan persatuan dalam ukhuwah watoniah merupakan prinsip dalam Islam yang digagas oleh para ulama dan pendiri bangsa yang telah mempersatukan bangsa Indonesia.
“Ukhuwah watonoah adalah prinsip Islam yang digagas oleh para pendiri bangsa bersama para ulama dalam menyatukan bangsa yang begitu besar ini,” pungkasnya.
(Ahadri)










