INIPASTI.COM, GOWA- Tenaga pengajar di sebuah perguruan tinggi diharapkan memahami integrasi keilmuan dengan sistem pendidikan yang berlaku di kampus tersebut. Terkhusus kampus yang berlabel Islam, tenaga pengajar diharapkan memiliki pendalaman keagaaman dan akidah keislaman yang baik.
Wakil Rektor II Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Prof Dr H Lomba Sultan MA mengungkapkan, dosen tetap bukan PNS yang masuk tahun ini kebanyakan merupakan alumni dari kampus luar.
“95 persen bukan alumni UINAM. Dosen tetap bukan PNS yang lolos ini jumlahnya 113 orang,” tandas Lomba dalam sambutannya pada kegiatan penandantanganan perjanjian kontak kerja Dosen Tetap Bukan PNS UINAM, Rabu (7/12) di Rektorat.
Hal ini diungkapkan Lomba karena para dosen yang akan mengajar nantinya, diharapkan punya pengetahuan keagaaman yang baik meskipun lulus dari kampus yang tidak berlabel Islam.
“Makanya kami ingin yang dari umum ini, pelajari keilmuan agama, dasar-dasar agama. Begitu juga yang dari agama, pelajari dasar-dasar ilmu bidang studi,” tambah Lomba.
UINAM walaupun berlabel Islam, tambah Lomba, tapi mengedepankan sistem pendidikan integrasi keilmuan. Artinya, para mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu agama tapi mereka paham ilmu sosial.
Dosen Tetap Bukan PNS yang berjumlah 113 orang ini merupakan dosen yang diangkat melalui hasil seleksi yang diadakan pada Agustus 2016 lalu di UINAM. Keberadaan dosen dengan status ini mengambil dasar dari Peraturan Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2016 dan Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor 844 Tahun 2016 tentang pengangkatan Dosen Tetap Bukan PNS Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.(*)
Baca juga :FDK UINAM Latih Kepemimpinan Mahasiswa
//










