INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulawesi Selatan, Abdul Waris Halid menolak keputusan DPP yang menunjuk Bahar Ngitung sebagai Plt ketua Hanura Sulsel untuk menggantikan Ambo Dalle beberapa waktu lalu.
Apalagi Menurutnya, penunjukkan Obama sapaan Bahar Ngitung yang baru bergabung dan langsung melakukan perubahan stuktur di DPD Hanura Sulsel, kata Dia, jelas memicu konflik di internal.
“Bedakan kader murni yang berjuang dari awal dan kader yang baru masuk yang tiba-tiba mau menguasai. Itu yang saya maksud kader abal-abal,” kata Waris Halid, Sabtu (20/5).
Waris juga mempertanyakan sikap DPP atas perombakan struktur DPD Hanura yang dilakukan oleh Obama, karena menurut Dia, langkah Obama telah melanggar Peraturan Organisasi (PO). Termasuk pencopotan Ambo Dalle sebagai ketua.
“Kader abal-abal itu diberikan tugas tapi dia tidak tau apa yang harus di kerjakan. Makanya saya anggap dia (Obama) itu sebagai kader abal-abal,” jelasnya.
Ia menambahkan Obama yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pembinaan. Seharusnya, kata Dia melakukan pembinaan bukan malah membuat gaduh di internal partai.
“Sebagai ketua bidang pembinaan dia harus bisa membina. Tapi selama dia menjabat tidak pernah dia rapat dengan DPD dan tidak pernah datang ke kantor, lantas meminta pemindahan kantor,” tegasnya.










