INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sebanyak 15 perusahaan di Sulawesi Selatan, diketahui telah mendaftar di Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk mengikuti program vaksinasi mandiri atau gotong royong tahap I yang merupakan salah satu program pemerintah, dalam memenuhi kebutuhan vaksin.
“Iya, sudah ada beberapa perusahaan mendaftar di Apindo, namun sampai saat ini saya belum dapat informasi pelaksanaannya, karena aplikasi pendaftarannya dibuat oleh Kadin,” kata Sekretaris DPP Apindo Sulsel, Yusran IB Hernald, pada inipasti.com melalui pesan singkat Jumat (12/3).
Mengenai jadwal pasti vaksinasi gotong royong, Yusran mengaku belum mengetahuinya, “Infonya pertengahan Maret, tapi belum ada info selanjutnya lagi, yang jelas tahap I sudah pada 28 Februari lalu. Saya dengar ada pendaftaran ” sebutnya
Terkait dengan perusahaan yang mendaftar ini, Ia menyebutkan perusahaan anggota Apindo sulsel, rata-rata adalah perusahaan menengah keatas sebagian industri bergerak dibidang hasil bumi, perikanan, retail.
Yusran menambahkan bahwa yang diinginkan para pengusaha khususnya menengah keatas sangat responsif, “Mereka ingin segera dapat beraktifitas normal kembali setelah vaksinasi begitu harapan mereka hanya saja perusahaan menengah kebawah keinginan itu ada tapi mengingat ada biaya bagi setiap karyawan yg divaksin sehingga hal ini menjadi pertimbangan mereka apalagi banyak perusahaan terdampak covid,” paparnya
Terpisah Itu Direktur Eksekutif Kadin Sulsel, Muhammad Taufik mengatakan bahwa pendaftaran vaksinasi gotong royong itu dilakukan oleh Kadin Pusat, melalui situs resmi Kadin.id . “Kalau Kadin provinsi tidak menangani itu,” sebutnya.
Seperti diketahui, Vaksinasi Gotong Royong merupakan upaya percepatan program vaksinasi covid-19. Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan, program ini akan menggunakan empat jenis atau merek vaksin. Keempat merek ini berasal dari produsen vaksin asal China, Amerika Serikat, dan Rusia
(Iin Nurfahraeni)










