2 dari 3 Pengguna Internet Indonesia Alami Kebocoran Data

Top Ad

INIPASTI.COM – Salah satu risiko berinternet adalah peretasan akun media sosial dan situs lainnya.

Riset Google dan YouGov pada September 2021 mengungkapkan lemahnya perlindungan data pribadi pengguna internet di 11 negara kawasan Asia Pasifik.

Inline Ad

Dilansir dilaman Republika, Riset tersebut juga memperlihatkan bahwa setidaknya dua dari tiga pengguna internet Indonesia mengalami kebocoran data pribadi.

Hanya saja, fakta itu tak cukup mendorong para pengguna untuk mengubah kebiasaan menggunakan kata sandi mereka.

Responden di Indonesia, menurut Amanda, juga sering berbagi informasi pribadi dengan orang dekat.

Dalam riset, setidaknya ada tiga dari lima responden membagikan kata sandi kepada teman dan keluarga untuk platform streaming, layanan pesan antar makanan, dan situs niaga elektronik.

“Kebiasaan ini semakin membahayakan jika salah satu akun jejaring memiliki informasi yang berhubungan dengan keuangan, sebenarnya ini adalah masalah yang besar,” tutur dia.

Google juga menemukan, sebanyak 74 persen dari responden yang menyimpan informasi keuangan secara daring juga memberitahukan sandi kepada teman dan keluarga. Amanda mengatakan, ini sebaiknya menjadi perhatian bagi para pengguna internet.

Amanda mendorong para pengguna internet untuk melakukan kebiasaan digital yang baik. Misalnya, dengan tidak membagikan kata sandi kepada siapapun termasuk dengan teman atau keluarga.

Selain mengenai keamanan password, Google juga menemukan dalam riset bahwa tiga dari empat responden mengaku melakukan pembelian di situs yang memiliki simbol tanda aman.

Dia minta pun meminta masyarakat untuk waspada mengunjungi sebuah situs dengan mencari simbol tanda aman pada bagian kolom alamat pada browser Google Chrome (syakh/republika)

Bottom ad

Leave a Reply