Rocky Gerung Sebut Presiden Joko Widodo Menyebar Hoax

Pengamat Politik Rocky Gerung dan Menteri Polhukam Wiranto

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Terpidana tindak pidana terorisme Abu Bakar Ba’asyir batal dibebaskan. Sebelumnya diberitakan oleh sejumlah media bahwasanya Abu Bakar Ba’asyir bakal dibebaskan pada hari ini, Kamis, 24 Januari 2018. Namun pembebasan tersebut urung dilakukan.

Belum jelas perihal sebab batalnya pembebasan tersebut. Namun Menteri Polhukam Wiranto menjelaskan bahwasanya pembebasan Abu Bakar Ba’asyir masih harus dipertimbangkan. Hal itu diungkapkan saat melakukan siaran pers yang disiarkan oleh beberapa tv nasional.

Inline Ad

“Masih perlu dipertimbangkan dari aspek-aspek lainnya, seperti aspek Ideologi Pancasila, NKRI, Hukum dan lain sebagainya. Jadi Presiden tidak boleh grusa-grusu, tidak serta-merta membuat keputusan, tapi perlu mempertimbangkan aspek-aspek lainnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Menristekdikti Ramaikan Gerak Jalan Sehat Hakteknas 

Menanggapi ungkapan Menteri Polhukam yang mengatakan Pihaknya tidak boleh grusa-grusu, Pengamat Politik Rocky Gerung menyebutkan bahwa pembebasan Abu Bakar Ba’asyir adalah hoax. Ia pun menyebutkan bahwa hoax tersebut datang dari presiden.

“Hoax terbaik hari ini adalah datang dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo soal pembebasan Abu Bakar Ba’asyir. Itu hoax karena dibantah oleh Menteri Polhukam,” sebut Akademisi asal Manado ini pada video yang di-posting pada akun YouTube Rocky Gerung Channel, Kamis, (24/1/2019).

Baca Juga:  Pembubaran HTI, Jokowi : Sejak Dulu Sudah Dikaji

“Kalau dia bukan hoax, pasti berita itu tidak akan dibantah dari dalam dirinya sendiri. Jadi sumber pertama justru membantah isi berita itu yang dikombinasi oleh presiden, dinyatakan grasa-grusu oleh Wiranto,” tambahnya. (Sule)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.