INIPASTI.COM,MAKASSAR –Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo telah mengeluarkan surat edaran untuk mengantisipasi aksi pada 4 November mendatang. Surat itu ditujukan kepada seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol).
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta situasi di Sulsel harus tetap dijaga dan tertib. “Di sini harus menjadi barometer politik keamanan. Kontraksi di daerah lain bisa saja terjadi tapi diharapkan di sini jangan,” tegasnya di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (1/11).
Menurutnya, aksi bisa dilakukan tapi jangan mengganggu, sehingga semua bisa terkendali dengan baik di Sulsel. “Tidak usah turun terlalu banyak kalau hanya untuk menyampaikan aspirasi. Aspirasi mereka akan ditampung dan saya akan teruskan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Sulsel Asmanto Baso Lewa menjelaskan, hingga saat ini, surat edaran Mendagri belum diterimanya. Namun pihaknya tetap mewaspadai kondisi seperti itu. Salah satunya melakukan rapat dengan Kompinda dan Forkopimda mengantisipasi aksi unjuk rasa.
“Sejauh ini kami belum dapat informasi akan ada aksi unjuk rasa oleh Organisasi Masyarakat (Ormas),” kata Asmanto.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya terus menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian. Ia juga mendekati Ormas-ormas Islam agar tidak melakukan aksi yang mengganggu keamanan masyarakat.
“Kita harus menjaga kondisi yang sudah aman ini, tetap baik jangan ada yang terpengaruh hingga dapat memecah belah persatuan dan kesatuan,” ucapnya.
Asmanto mengimbau agar para stakeholder terkait, harus juga mengantisipasi kemungkinan aksi yang terjadi nanti.(*)
Baca juga : Jelang Aksi 4 November, Kapolri : Lindungi yang Demo
//










