INIPASTI.COM, MAKASSAR, Kementerian Pertanian RI secara nasional telah menganggarkan program Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus Siwab) sebesar Rp1,1 triliun. Dana ini untuk mendukung kesuksesan program peningkatan produksi sapi nasional.
Untuk Sulsel dan Sulbar, dana anggaran yang dibutuhkan untuk program Upsus Siwab ini disesuaikan dengan kebutuhan jumlah ternak yang ada. Untuk itu, dibutuhkan verifikasi ternak masing-masing kabupaten/kota yang ada sehingga anggaran bisa disesuaikan.
Baca juga : Upsus Siwab Butuh Dukungan Pemerintah
Direktur Pakan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Dr Ir Nasrullah MSc, yang juga penanggungjawab program Upsus Siwab di Provinsi Sulsel dan Sulbar, kepada inipasti.com, Minggu (12/12) mengatakan, dana ini akan dikucurkan 2017 dan sebelum dana ini turun, perlu akurasi data ternak pada masing-masing wilayah.
Alumni S3 Universitas Kagoshima, Jepang 2003 ini, lebih lanjut mengatakan, akurasi data ternak ini nantinya akan menentukan jumlah anggaran yang akan dikucurkan.
Ada sejumlah kebutuhan yang diperlukan dalam program ini, yakni pengadaan sarana dan prasarana berupa semen beku, kontainer N2 cair serta sarana pendukung lainnya, di antaranya peningkatan kualitas SDM inseminator pemeriksa kebuntingan (PKB) dan ahli reproduksi.
Juga yang tidak kalah pentingnya, menyiapkan pakan hijauan yang berkualitas, melalui program Gerbangpatas (Gerakan Pengembangan Hijauan Berkualitas). Nantinya, akan disebar di seluruh kabupaten dan kota se-Sulsel dan Sulbar.(*)
Baca juga : Direktur Pakan Dirjen PKH Penanggungjawab UPSUS SIWAB di Sulselbar
//










