Begini Kronologi Jemaah Calon Haji Meninggal Dunia di Asrama Haji Sudiang

PPIH Embarkasi Makassar menyemayamkan Jenazah JCH asal Kabupaten Halmahera Timur di Poliklinik Asrama Haji Sudiang.

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Halmahera Timur, Muchra Madjid Bahar (76) dinyatakan meninggal dunia oleh tim kesehatan haji PPIH Embarkasi Makassar pada pukul 22.37 Wita, Kamis, (3/8/2017).

Dr Ali Akbar Taslim yang merupakan dokter yang menyertai Kloter 10 mengatakan bahwa JCH tersebut meninggal dalam keadaan tertidur.

“Almarhum meninggal dalam kondisi tertidur. Anak perempuannya yang diamanahkan oleh keluarga besarnya mendampingi khusus almarhum ke sini bercerita, kalau awalnya hanya hendak membangunkan bapaknya yang tertidur dalam posisi tangan sudah bersedekah mirip orang shalat. Lalu anaknya merasa kaget karena bapaknya tidak kunjung bangun-bangun. Kemudian ia memanggil tim kesehatan Kloter termasuk saya. Dan bapaknya dinyatakan sudah meninggal pada pukul 22.37,” jelasnya. Jum’at, (4/8/2017).

Baca Juga:  Jemaah Haji Papua Disambut Teriakan Warga Bugis-Makassar

Ali Akbar mengungkapkan bahwa almarhum memiliki riwayat kesehatan tekanan darah tinggi. Adapun penyebab kematiannya adalah Cardiac Arrest atau serangan jantung. Anak almarhum, Warni Madjid (50) mengatakan bahwa meskipun sangat bersedih, seluruh keluarga besarnya di Ambon Maluku sudah mengikhlaskannya.

“Keluarga sudah mengikhlaskan. Ini sudah kehendak Allah SWT,” katanya terbata-bata sambil sesekali menerima telpon dari keluarganya di Ambon.

Warni menjelaskan bahwa ia bersama bapaknya tinggal di Jalan pala, Pasar Lama Kota Ambon. Akan tetapi, katanya, bapaknya mendaftar haji di Kabupaten Halmahera Timur.

Baca Juga:  Kisah Pilu Jemaah Haji Takalar Setiba di Tanah Air

“Rencananya almarhum malam ini sebelum diberangkatkan haji akan menghubungi keluarga di Ambon lewat Videocall melalui HP saya. Akan tetapi takdir berkata lain, almarhum dipanggil lebih dahulu menghadap Allah SWT sebelum hajatannya untuk menunaikan ibadah haji terwujud,” jelasnya sambil terisak-isak.

Diketahui, almarhum sudah ditinggalkan lebih 5 tahun oleh istrinya yang juga sudah meninggal dunia. Almarhum meninggalkan anak 6 orang yang terdiri dari 4 anak perempuan dan 2 anak laki-laki. (Sule)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.