Begini Kronologi Jemaah Haji yang Meninggal di Atas Pesawat

Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Makassar menuruni pesawat di Bandara Internasional Hasanuddin, Kamis, (7/9/2017). (Foto:Sule)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi Debarkasi Makassar, Nurhayati Duri Mamma (53) menemui ajalnya di atas pesawat. Ia meninggal dunia Setelah 5 jam pesawatnya take off dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Nurhayati menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 5.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

“Setelah makan malam, sekitar beberapa jam di atas pesawat. Mungkin sekitar jam 5 subuh waktu Arab ibu tersebut drop lagi dan tidak lama sudah dinyatakan meninggal dunia,” jelas ketua Kloter 1 Debarkasi Makassar, Andi Irwan saat ditemui di Asrama Haji Sudiang, Kamis, (7/9/2017).

Inline Ad

Sebelumnya, Irwan mengatakan bahwa almarhumah seharusnya dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi. Namun, lanjutnya, keluarga Nurhayati tidak mengizinkan dan memohon agar tetap diikutkan naik ke atas pesawat.

Baca Juga:  Jelang Tawaf Perpisahan, Jemaah Haji Gowa Meninggal Dunia

“Mungkin juga karena kelelahan karena sekita 5 jam-an kami ada di Bandara sana. Dari jam 4 sore sampe isya baru berangkat jam 11 malam. Tim kesehatan sudah menyarankan bahwa harusnya di rujuk ke rumah sakit. Tapi keluarganya tidak mau, makanya terpaksa di naikkan di pesawat,” ungkapnya.

Di atas pesawat, kata Irwan, drop tengah malam. Nurhayati sempat menerima perawatan dari tim medis. Di atas pesawat ia diinfus. Saat cairan infus habis keadaan Nurhayati sempat membaik dan ikut makan bersama jemaah lainnya.

“Namun, saat drop lagi sudah tidak diinfus lagi karena cuma satu botol cairan infus. Saat persiapan Kesehatan sudah disiapkan, suaminya sudah bilang istrinya sudah tidak ada lagi (meninggal,red), tukasnya.

Baca Juga:  Bus CJH Bantaeng Tabrakan di Takalar, Beberapa CJH Pingsan Saat Penerimaan Kloter 2

Atas kejadian ini, ketua Kloter 1 Debarkasi Makassar itu berharap agar dalam satu Kloter, harus didampingi oleh 2 orang dokter. Karena ia mengungkapkan bahwa selama 40 hari berada di Arab Saudi, lebih dari 800 kali dokter menangani jemaah haji yang sakit. Ia tidak ingin kejadian yang menimpa jemaah hajinya itu terjadi kepada jemaah haji lainnya. (Sule)

Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.