INIPASTI.COM, MAKASSAR – ‘Banyak anak, banyak rezeki’. Istilah ini terbukti pada sosok Jemaah Calon Haji (JCH) tertua Kota Parepare, bahkan JCH tertua Embarkasi Makassar. Bennu Labaha Hanreng (102) yang lahir di Soppeng, 2 Januari 1915 ini menjadi JCH tertua di antara 15.903 JCH yang diberangkatkan di Embarkasi Makassar. Di usianya yang sudah satu abad lebih itu, Petani di Kota Parepare ini diberangkatkan haji oleh anak-anaknya.
“Ini dorongan dari anak-anak saya. Mereka juga yang membiayai semuanya. Membayar semuanya,” jelasnya saat ditemui tim inipasti.com di kamar 6 Wisma 4 Asrama Haji Sudiang, Kamis, (3/8/2017).
Ia mengaku telah lama ditawari oleh anaknya untuk berangkat haji. Namun ayah 8 orang anak ini lebih mendahulukan anak-anaknya dan istrinya yang juga masih hidup. Karena selalu mendapat dorongan, ia pun memutuskan untuk mengiyakan tawaran anak-anaknya.
Ia hanyalah seorang petani, namun anak-anak sudah pada sukses. Sudah ada yang jadi Tentara, Dokter, Dosen, Pegawai dan sebagainya. Ia menjelaskan bahwa sejak anaknya masih muda-muda, ia selalu berpesan agar mereka selalu menolong sesama.
“Jangan pernah takut korbankan tenaga. Mencari sedikit (penghasilan kecil,red) tidak masalah, karena Allah SWT yang beri petunjuk hamba-Nya. Jadi jangan sampai putus asa,” ucapnya menirukan pesannya beberapa tahun lalu kepada anak-anaknya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebagai ayah yang baik ia selalu menasehati anaknya agar tidak menjadi pribadi yang malas. “Jangan malas. Jangan tidak membantu orang. Yang penting jujur dan banyak bersyukur, insya Allah semua akan dimudahkan,” sebutnya lagi.
Warga Jalan Atletik Timur, No 15 Kecamatan Ujung, Kota Parepare ini terdaftar sebagai JCH Kloter 9 yang telah bertolak ke Madinah. Walau di tangannya melingkar gelang berwarna merah tanda JCH yang berisiko tinggi (Risti), namun semangatnya tak pernah kendor. Ia menyerahkan semuanya kepada Sang Maha Penentu Segalanya.
“Tuhan yang atur nak. Umur Tuhan yang tentukan. Semoga kesehatan terus diberikan. Kalau sholat, saya selalu berdoa begitu. Saya selalu yakin, Allah bersama saya,” tegasnya.
Walaupun sempat tunda beberapa jam, Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GIA1204 telah membawa JCH Kloter 9 ini ke Madinah. Setelah melakukan ibadah Arbain selama 8-9 hari di Masjid Nabawi, rombongan JCH ini baru akan menuju Mekkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji lainnya. (Sule)










