Cara OJK Antisipasi Investasi Bodong di Sulsel

Kepala OJK Regional Sulampua, Bambang Kiswono, di Kantor Gubernur, Rabu (14/12). OJK membentuk Satgas Investasi Bodong, setelah makin maraknya di masyarakat. (Foto: Iin Nurfahraeni)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Makin maraknya investasi bodong yang meresahkan masyarakat, membuat Otoritas Jasa Keuangan Regional Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua) mengambil langkah antisipatif.

OJK bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kepolisian Daerah dan beberapa instansi lainnya membentuk Satuan Tugas (satgas) Investasi Bodong.  Pelantikan anggota Satgas Waspada Investasi Bodong dilakukan Kamis (15/12) di Hotel Grand Clarion Makassar.

Inline Ad

Baca juga : Hindari Kredit Bermasalah, SYL: TPAKD Harus Kontrol

Kepala OJK Regional Sulampua, Bambang Kiswono menjelaskan, Satgas Waspada Investasi Bodong dibentuk, agar mereka dapat mengedukasi masyarakat tentang ini. Sedangkan di tingkat pengaduan berada di kepolisian.

Baca Juga:  Kucuran Rp120 Miliar untuk Revitalisasi Danau Tempe

“Sekarang ini semakin marak investasi bodong,  mereka menawari keuntungan tinggi tapi setelah lama dan tidak mampu lagi membayar nasabah,  dan hilang. Rata-rata masyarakat tertipu karena kurang edukasi, dan keuntungan ditawarkan,” kata Bambang, usai bertemu dengan Wakil Gubernur Sulsel Agus, Arifin Nu’mang, Rabu (14/12).

Bambang menambahkan, selain pelantikan, akan dilakukan seminar mengenai investasi bodong, sehingga informasinya bisa semakin jelas. Mengenai data pengaduan, Bambang menyatakan belum mendapatkan datanya.

Baca Juga:  Skandal Jiwasraya, Said Didu Yakin Ada 'Perampokan'

“Belum ada sampai saat ini, tapi pernahkan ini ditangkap oleh pihak kepolisian tapi beberapa tahun lalu, tapi kerja mereka sudah sangat bagus,” terangnya.(*)

Baca juga : Bebas Hambatan Pembangunan Infrastruktur, Libatkan Pelaku Jasa Keuangan

//

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad