INIPASTI.COM, MAKASSAR – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi sedang menyipakan draf untuk tim pengawal dana desa, salah satunya dengan mengikutkan pengawalan dana desa pada Saber Pungli dengan Kementerian, Politik, Hukum dan Keamanan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sulsel, Mustari Soba menyebutkan dengan adanya tim saber pungli untuk ikut mengawasi dana desa, akan membuat aparatnya berhati-hati dalam pengunannya. Dan tidak akan melakukan kesalahan, terutama ketika akan diimingi-imingi sesuatu.
Ia menjelaskan, disinilah saber pungli akan berfungsi ketika pencairan Dana Desa, saat Pak Desa menerima anggaran tersebut, maka mereka yang ingin melakukan pungli tidak akan melakukannya.
” peran tim Saber Pungli, akan benar-benar melihat dana desa yang dicairkan tidak terdapat pungutan, didalamnya,” kata Mustari, pada inipasti.com, Kamis (9/3/2017) di Kantor Gubernur.
Namun, Ia mengakui sampai saat ini belum ada arahan dari Kemendes untuk membentuk saber pungli yang dikhususkan mengawasi dana desa.
” Kami sangat mendukung Saber Pungli ikut mengawasi dana desa, meskipun sampai saat ini belum ada, dan tidak ada pungli terjadi,”terangnya
Mustari menyebutkan, setiap tahunnya peningkatan dana desa terjadi, tahun ini Sulsel mendapat anggaran Rp 1,8 Triliun, sedangkan tahun 2016 mencapai Rp 1,4 triliun.










