INIPASTI.COM, MAKASSAR – Perkembangan Bank Sampah di Kota Makassar begitu pesat. Nasabahnya saja sudah mencapai sekitar 12 ribu orang dengan total pendapatan mencapai Rp1,6 miliar. Seiring perkembangan itu, Koordinator Bank Sampah Indo Timur, Saharuddin Ridwan mengaku, saat ini menggagas sistem pembayaran listrik masyarakat melalui pendapatan nasabah bank sampah.
“Tabungan mereka nanti bisa diambil dan nanti ada layanan sistem pembayaran lewat bank sampah untuk membayar listrik, air dan telepon nasabah,” jelasnya, Senin (12/12).
Baca juga : Rp1,6 Miliar Pendapatan Nasabah Bank Sampah
Upaya itu, tambah Saharuddin, selain bentuk inovasi pelayanan publik, juga sebagai momentum peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat tingkat menengah ke bawah. Gagasan atau ide ini, lanjutnya, lahir seiring dengan meningkatnya jumlah pendapatan dan jumlah nasabah bank sampah di Kota Makassar.
Apalagi, tambahnya, reduksi sampah pertahunnya bisa mencapai sekitar seribu ton. “Sampah yang berhasil direduksi itu seribu ton sampai Oktober ini. November dan Desember belum kita hitung,” tutupnya.(*)
Baca juga : Sampah ‘Harumkan’ Kota Makassar
//










