Hadiah Nobel Bidang Fisika 2019 Diraih Tiga Ilmuwan

Peebles, yang dipuji sebagai salah satu kosmolog paling berpengaruh di masanya, akan mendapatkan setengah dari hadiah uang tunai 9 juta kronor (sekitar 13 miliar rupiah), dan kedua ilmuwan Swiss akan berbagi setengah lainnya.(Foto: AP)
Top Ad

INIPASTI.COM , STOCKHOLM – Seorang kosmolog Kanada-Amerika dan dua ilmuwan Swiss dianugerahi Hadiah Nobel di bidang Fisika tahun ini pada Selasa (8/10/19) berkat jasa mereka dalam membantu memahami bagaimana alam semesta telah berevolusi dari Big Bang dan penemuan besar planet pertama yang diketahui di luar tata surya kita, sebagaimana dikabarkan Associated Press.

James Peebles, 84, ilmuwan kelahiran Kanada dari Universitas Princeton, Amerika Serikat, mendapat penghargaan berkat “penemuan teoretis dalam kosmologi fisik” dan ilmuwan Swiss Mayor Michel, 77, dan Didier Queloz, 53, masing-masing dari Universitas Jenewa, diberi penghargaan atas penemuan “sebuah eksoplanet yang mengorbit pada bintang sejenis matahari,” kata Prof Goran Hansson, Sekretaris Jenderal Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia.

Peebles, yang dipuji sebagai salah satu kosmolog paling berpengaruh di masanya, akan mendapatkan setengah dari hadiah uang tunai 9 juta kronor (sekitar 13 miliar rupiah), dan kedua ilmuwan Swiss akan berbagi setengah lainnya.

Komite Nobel mengatakan kerangka teori Peebles tentang kosmos – dan miliaran galaksi dan gugusan galaksi – menjadi “dasar pemahaman modern kita tentang sejarah alam semesta, mulai dari Big Bang (Dentuman Besar) sampai masa sekarang.”

Baca Juga:  Pentingnya Literasi Digital di Era Internet

Karyanya telah membuka jalan bagi “transformasi” kosmologi selama setengah abad terakhir, menggunakan alat-alat teoretis dan perhitungan yang membantu menafsirkan jejak alam semesta mulai dari fase bayi, kata komite itu. Peebles adalah Profesor Sains Albert Einstein di Universitas Princeton.

Sementara itu, Mayor dan Queloz diberi penghargaan karena telah “memulai revolusi dalam astronomi” terutama dengan penemuan eksoplanet 51 Pegasi B, sebuah bola gas raksasa yang sebanding dengan Jupiter, pada tahun 1995–pada masa ketika, seperti yang dikatakan Mayor– “tidak ada yang tahu apakah eksoplanet itu ada atau tidak.”

Sebuah eksoplanet adalah planet di luar tata surya.

“Astronom bergengsi telah mencari mereka selama bertahun-tahun, namun tidak berhasil!” kata Mayor dengan bercanda.

Sejak itu, lebih dari 4.000 eksoplanet telah ditemukan di Bima Sakti, dan “Dunia baru yang aneh masih terus ditemukan, dengan kekayaan ukuran, bentuk, dan orbit yang luar biasa,” kata komite itu.

Universitas Jenewa mengutip Mayor dan Queloz yang mengatakan “sungguh luar biasa” bahwa mereka mendapatkan hadiah untuk penemuan “paling menarik” dalam karier mereka.

Hadiah uang tunai yang disertai medali emas dan piagam akan diserahkan pada upacara yang elegan di Stockholm pada 10 Desember 2019, pada peringatan kematian pendiri hadiah Alfred Nobel pada tahun 1896, bersama dengan lima pemenang Hadiah Nobel lainnya. Penghargaan keenam, Hadiah Nobel Perdamaian, akan diserahkan di Oslo, Norwegia, pada hari yang sama.

Baca Juga:  Ini yang Buat Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Ledakkan Dirinya

Ini adalah Hadiah Nobel Fisika ke-113 yang diberikan sejak 1901, di mana 47 penghargaan telah diberikan kepada seorang pemenang tunggal. Sejauh ini hanya tiga perempuan yang pernahdianugerahi: Marie Curie pada 1903, Maria Goeppert-Mayer pada 1963 dan Donna Strickland pada 2018, menurut situs web Nobel.

Pada hari Senin, ilmuwan Amerika William G. Kaelin Jr dan Gregg L. Semenza dan Peter J. Ratcliffe dari Inggris memenangi Hadiah Nobel untuk bidang Fisiologi atau Kedokteran, berkat penemuan mereka mengenai rincian bagaimana sel-sel tubuh merasakan dan bereaksi terhadap kadar oksigen rendah, yang menjadi pijakan untuk mengembangkan perawatan baru untuk anemia, kanker dan penyakit lainnya.

Nobel, seorang industrialis Swedia dan penemu dinamit, memutuskan agar hadiah bagi para pemenang untuk bidang fisika, kimia, kedokteran dan sastra diserahkan di Stockholm, Swedia, dan bidang perdamaian diserahkan di Oslo, Norwegia.

Baca Juga:  Gol Bunuh Dini Maroko Bawa Kemenangan Untuk Iran

Pemenang Hadiah Nobel untuk Kimia akan diumumkan Rabu (9/10/10) hari ini, untuk Sastra akan diumumkan pada hari Kamis, dan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian akan diumumkan pada Jumat. Tahun ini akan ada dua pemenang Hadiah Nobel untuk Sastra karena pemenang tahun lalu dibatalkan menyusul skandal mengguncang yang Akademi Swedia.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.