INIPASTI.COM, MAKASSAR – Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Barru, Farida Iskandar (48) masih harus bersabar untuk menyaksikan Ka’bah secara langsung. Ia terpaksa tidak ikut dengan rombongan CJH yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 lainnya hanya karena rasa nyeri yang dirasakan pada perutnya. Oleh petugas Kesehatan Haji Embarkasi Makassar, Dr Wahyudi, ia didiagnosa mengidap Dispepsia.
“Iya, satu Calon Jemaah Haji Kloter 3 dipastikan tidak berangkat. Keberangkatan ditunda karena ia menderita dispepsia,” jelasnya kepada media saat dikonfirmasi terkait kondisi CJH tersebut di ruang kesehatan Asrama Haji Sudiang.
Untuk diketahui, Dispepsia adalah nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian atas atau dada yang sering dirasakan sebagai adanya gas, perasaan penuh atau rasa sakit atau rasa terbakar di perut. Nyeri dan rasa tidak nyaman pada perut atas atau dada mungkin disertai dengan sendawa dan suara usus yang keras (borborigmi).
Perempuan asal Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru itu pun dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sedangkan 449 CJH yang sejatinya berangkat bersamanya telah bertolak ke Madinah dini hari tadi, sekitar pukul 03.10 Wita, Minggu, (30/7/2017).
Namun, Dr Wahyudi menjelaskan bahwa keberangkatan CJH tersebut hanya ditunda. Jika kondisi kesehatan CJH itu sudah membaik, maka katanya ia bisa berangkat bersama CJH lainnya di Kloter-kloter selanjutnya. (Sule)










