INIPASTI.COM, MAKASSAR – Di antara Jemaah Calon Haji (JCH) Kelompok Terbang (Kloter) 7 Embarkasi Makassar, tampak beberapa JCH menggunakan kursi roda. Mereka tak seperti JCH lainnya yang masih kuat untuk berjalan. Bahkan diantaranya sudah tidak mampu menggerakkan kakinya.
Salah satunya JCH asal Kabupaten Bulukumba, Abdul Basir Usung Baso (76) yang terkena asam urat, diabetes, dan rematik. Akibat penyakit yang menggerogotinya itu, pria kelahiran 24 Juli 1941 terpaksa harus menggunakan kursi roda atau ditadah oleh orang lain untuk bisa berjalan. Pendengarannya pun sudah tidak berfungsi dengan baik. Untunglah, selalu ada istrinya tercinta, Naida Andi Lolo (70) yang setia menemaninya.
Semangat pasangan lansia itu pun tetap teguh untuk bisa menghadap Allah di depan Ka’bah. Kakek dan nenek 13 orang cucu ini mengaku telah sekian lama menantikan saat-saat yang sangat bahagia baginya itu. Mereka sangat merindukan bersujud di Baitullah, tepat di hadapan Ka’bah.
“Selama sudah mendaftar sejak 2009 lalu, kami sudah tunggu-tunggu panggilan (dari Kementerian Agama,red),” ujar Naida saat ditemui tim inipasti.com saat persiapan pemberangkatan JCH Kloter 7 Embarkasi Makassar, Rabu, (2/8/2017).
Mereka kini telah berangkat menuju Madinah bersama 399 JCH asal Kabupaten Bulukumba dan 49 JCH asal Kota Makassar. Setelah 9 hari berada di Madinah, mereka akan menuju Mekkah. JCH Kloter 7 ini dijadwalkan akan balik dari Jeddah ke Makassar pada 11 September mendatang.
“Semoga diberi kesembuhan dan kembali dengan selamat,” singkat Abdul Basir yang sangat mengharapkan bisa mendapatkan predikat haji mabrur dan kembali ke tanah air berkumpul dengan cucu-cucunya serta satu orang cicitnya. (Sule)










