INIPASTI.COM – Tahun 2019 menjadi bukti kedigdayaan Liga Primer Inggris di Benua Eropa. Dua kompetisi klub teratas Eropa tahun ini dirajai oleh klub-klub Inggris. Derbi Inggris akan tersaji pada Final Liga Europa dan Liga Champions 2019.
Final Liga Europa sepenuhnya menjadi pesta bagi masyarakat London. Derbi London – Chelsea vs Arsenal – akan berlangsung pada 30 Mei 2019 di Stadion Olimpiade Baku, Baku, Azerbaijan. Laga ini disebut-sebut menjadi laga spesial. Baik bagi masyarakat London, maupun bagi para pemain dari kedua kubu.
Derbi Inggris pun akan tersaji di Final Liga Champions. Berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Tottenham Hotspur akan saling bunuh dengan Liverpool. Keduanya akan memperebutkan gelar juara Liga Champions pada 2 Juni mendatang.
Baca Juga : Ini Jadwal Terbaru Liga 1 Indonesia
Profil dan Fakta Klub
1. Chelsea
Chelsea Football Club yang didirikan pada tahun 1905 meraih kesuksesan pertamanya pada tahun 1955 dengan meraih gelar juara liga. Klub yang bermarkas di Fulham, London ini sekarang dimanajeri Maurizio Sarri.
Sepanjang sejarah penampilan dalam dunia sepak bola di Inggris dan Eropa, Chelsea telah meraih enam gelar juara Liga Utama Inggris, tujuh Piala FA, lima Piala Liga, satu trofi Liga Champions UEFA, dua Piala Winners UEFA, satu Liga Eropa UEFA dan satu Piala Super UEFA. Dalam dua dekade terakhir merupakan periode terbaik kesuksesan Chelsea dengan meraih 22 gelar sejak tahun 1997, termasuk untuk pertama kali meraih gelar juara double winner, Liga Utama Inggris dan Piala FA pada tahun 2010 serta gelar juara Liga Champions UEFA pada tahun 2012 dan Liga Eropa UEFA pada 2013.
Juara 5 Liga Primer Inggris 2017-2018 ini lolos ke Final Liga Europa dengan penuh perjuangan. The Blues -julukan Chelsea- tergabung di Grup L bersama FC BATE Borisov, MOL Vidi FC (Videoton), dan PAOK FC. Chelsea lolos dari babak penyisihan grup dengan status juara grup. 16 poin dikoleksi dari 5 kemenangan dan 1 kali seri dan mengoleksi 12 gol serta kemasukan 3 gol.
Di babak 16 besar, Chelsea secara meyakinkan menyingkirkan wakil Ukraina, Dynamo Kive. Delapan gol disarangkan oleh Olivier Giroud dkk dalam 2 kali pertandingan (home away), tanpa kebobolan 1 gol pun.
SK Slavia Praha juga disingkirkan The Blues di babak perempat final. Dalam dua laga, Eden Hazard dkk tak terkalahkan. Skor 0-1 saat di kandang Slavia, dan skor 4-3 saat Chelsea menjadi tuan rumah.
Chelsea pun melaju ke semifinal. Kini giliran Eintracht Frankfurt yang menjadi korban. Setelah bermain imbang 1-1 di dua laga, The Blues mendepak wakil Jerman itu lewat drama adu penalti dan melanggeng ke Final Liga Europa.
Baca : Liga Europa, Gol Dianulir Wasit, Chelsea Singkirkan Frankfurt Lewat Adu Penalti
2. Arsenal
Arsenal Football Club yang didirikan pada 1886 dengan nama Dial Square ini berbasis di daerah Holloway, London. Klub yang termasuk salah satu klub tersukses di sepak bola Inggris ini yang telah memenangkan 13 gelar kasta utama Liga Inggris (10 pada era Divisi Pertama dan 3 pada era Premier League) dan 13 gelar di Piala FA (Gelar paling banyak).
Arsenal memegang rekor untuk periode terpanjang berada di kasta puncak Liga Inggris tanpa pernah terdegradasi sejak musim 1919 dan menjadi tim pada peringkat pertama dalam klasemen Liga Inggris sepanjang abad ke-20. Arsenal menjadi tim kedua di Inggris yang menyelesaikan semusim liga tanpa kalah (musim 2003–04) dan tim pertama yang melakukannya pada era di mana satu musim berlangsung 38 pertandingan.
Pada 1930, klub telah memenangkan lima gelar Liga Championship dan dua Piala FA. Setelah periode bersandar pada tahun-tahun pasca-perang itu memenangkan Liga dan Piala FA ganda, di musim 1970-71, dan pada 1990-an dan dekade pertama abad ke-21 memenangkan dua gelar ganda dan mencapai Final Liga Champions UEFA 2006.
Pada musim lalu, Arsenal mengakhiri Liga Primer Inggris dengan berada di posisi keenam. The Gunners -julukan Arsenal- pun kini bersaing di Liga Europa. Pada fase penyisihan grup, klub besutan Unai Eremy ini berada di posisi puncak klasemen.
Arsenal menjadi juara grup usai mengalahkan Vorskla Poltava dan Qarabag FK serta seri kala bertemu Sporting CP. 16 poin dan 12 gol The Gunners koleksi dengan hanya kebobolan 2 gol.
Wakil Perancis, Rennes dijegal oleh Arsenal di babak 16 besar. Mesut Ozil dkk unggul agregat gol 4-3. 3-1 kala bermain di Perancis dan 3-0 saat The Gunners jadi tuan rumah.
The Gunners akhirnya melaju ke final usai menyingkirkan dua tim kuat asal Italia dan Spanyol. Napoli disingkirkan di perempat final dengan agregat 0-3. Sedangkan Valencia tersungkur setelah Arsenal melakukan epic comeback di laga semifinal.
Baca : Liga Europa, Sapu Bersih 2 Leg, Arsenal ke Final, Valencia Tersingkir
3. Tottenham Hotspur
Tottenham Hotspur Football Club, adalah klub sepak bola yang berasal dari Tottenham, sebuah daerah yang berada di wilayah utara London. Mereka juga dikenal sebagai Spurs, The Spurs dan Tottenham, sementara penggemar mereka memberi mereka nama the Lilywhites karena seragam tradisional mereka yang berwarna putih.
Didirikan pada tahun 1882, Tottenham memenangkan Piala FA untuk pertama kalinya pada tahun 1901, dan menjadi satu-satunya klub non-Liga yang menjuarai Piala FA, sejak dibentuknya The Football League. Pada musim 1960-61, Tottenham adalah klub pertama pada abad ke-20 yang meraih gelar ganda sebagai juara Liga dan Piala FA. Setelah berhasil mempertahankan Piala FA pada tahun 1962, Tottenham menjadi klub Inggris pertama yang memenangkan kompetisi klub UEFA dengan menjadi juara Piala Winners UEFA pada tahun 1963. Piala FA yang ketiga kalinya pada tahun 1960-an, dimenangkan pada tahun 1967.
Pada 1970-an, Tottenham memenangkan dua Piala Liga yaitu pada tahun 1971 dan 1973. Pada tahun 1972, menjadi klub pertama yang menjadi juara Piala UEFA sejak dibentuk pada tahun 1971 dan menjadi klub Inggris pertama yang memenangkan dua piala utama Eropa yang berbeda. Pada 1980-an, Spurs memenangkan beberapa piala dengan Piala FA sebanyak dua kali, FA Community Shield dan Piala UEFA pada tahun 1984. Pada 1990-an, klub memenangkan Piala FA dan Piala Liga. Ketika memenangkan Piala Liga sekali lagi pada tahun 2008, menjadikan mereka klub yang telah memenangkan trofi utama di setiap enam dekade terakhir – sebuah prestasi yang sama dengan Manchester United.
Musim 2017-2018, Tottenham finis di urutan ketiga Liga Primer Inggris. Bersaing di Liga Champions tidaklah mudah bagi klub yang dilatih oleh Mauricio Pochettino ini. Lucas Moura dkk harus mengalahkan lawan-lawan tangguh.
Pada fase penyisihan grup, Harry Kane dkk masuk dalam grup neraka. The Spurs tergabung di grup B bersama Barcelona, Inter Milan, dan PSV Eindhoven. Beruntung, Tottenham lolos dengan status runner-up.
The Spurs berada di posisi kedua di bawah Barcelona yang menjadi juara grup. Poin Tottenham pun sama dengan Inter Milan. Hanya saja Spurs unggul jumlah gol dari wakil Italia itu. Tottenham dengan 9 gol, sedangkan Inter hanya 6 gol dengan sama-sama mengoleksi 8 poin.
Pada babak 16 besar, jalan Tottenham terbilang mulus. Dua laga disapu bersih. Menang kandang 3-0 dan menang tandang 1-0 melawan Dortmund. Sedangkan di perempat final, Fernando Llorente dkk unggul gol tandang dari Manchester City dengan agregat 4-4 (1-0 kandang, 3-4 tandang).
Lucas Moura dkk kembali mendapat lawan tangguh di partai semifinal. Bahkan The Spurs hampir saja disingkirkan oleh Ajax Amsterdam. Kalah di kandang sendiri 0-1, malah tertinggal 2 gol lebih dulu di kandang lawan.
Beruntung Lucas Moura mencetak hattrick yang membawa Tottenham melangkah ke Final Liga Champions. The Spurs unggul gol tandang dari wakil Belanda tersebut.
Baca : Liga Champions, Hattrick Lucas Moura Tundukkan Ajax di Amsterdam Arena
4. Liverpool
Liverpool Football Club yang dikenal pula sebagai Liverpool atau The Reds adalah sebuah klub sepak bola asal Inggris yang berbasis di Kota Liverpool. Liverpool telah memenangkan 5 trofi Liga Champions UEFA (dulu Piala Champions) dan merupakan klub dengan pemegang gelar juara Liga Champions UEFA terbanyak di Inggris dan ketiga di Eropa bersama FC Bayern München, setelah Real Madrid dan AC Milan.
Selain itu Liverpool juga pemegang masing-masing 3 gelar juara Liga Eropa UEFA dan Piala Super UEFA. Di kompetisi domestik, Liverpool adalah klub dengan 18 gelar juara Liga Inggris, 7 Piala FA, serta 7 kali juara Piala Liga.
Liverpool didirikan pada tahun 1892 dan bergabung dengan Football League pada tahun berikutnya. Dalam sepanjang sejarah Premiere League, Liverpool termasuk salah satu dari tujuh tim yang belum pernah terdegradasi.
Periode paling sukses dalam sejarah Liverpool adalah pada tahun 1970-an dan 1980-an ketika Bill Shankly dan Bob Paisley memimpin klub dengan sebelas gelar liga dan tujuh piala Eropa.
The Reds masuk ke Liga Champions 2019 ini setelah menjadi juara 4 Liga Primer Inggris musim lalu. Sama halnya dengan Tottenham, Liverpool lolos dari penyisihan grup dengan status runner-up grup C.
Di grup C, The Reds bersama Paris Saint-Germain (PSG) sebagai juara grup, Napoli dan Red Star. Liverpool dan Napoli sama-sama mengoleksi 9 poin. Hanya saja Moh Salah dkk unggul jumlah gol. 9 gol untuk Liverpool dan 7 gol untuk Napoli.
Babak 16 besar juga menjadi ujian berat bagi Xherdan Shaqiri dkk. Mereka harus melewati langganan juara Bundesliga, Bayern Munchen. Beruntung, Munich tidak dalam performa terbaiknya. Liverpool lolos setelah mengalahkan Munich 3-1 setelah sebelumnya bermain imbang tanpa gol.
Pada laga perempat final, dengan terbilang cukup mudah, Liverpool menyingkirkan wakil Portugal, Porto. Dua leg sekaligus menjadi milik Liverpool. Skor 2-0 pada leg pertama di kandang sendiri, dan 1-4 di kandang Porto.
Menyusul kesuksesan Tottenham Hotspur, Liverpool pun melakukan epic comeback melawan Barcelona di partai semifinal. Setelah kalah 0-3 di Stadion Camp Nou, Barcelona, Liverpool memukul balik Lionel Messi dkk dengan skor telak 4-0 di Stadion Anfield.
Baca : Epic Comeback Liverpool, Barcelona Tersingkir dari Liga Champions. The Reds pun melaju ke final Liga Champions 2019. (Sule)










