INIPASTI.COM,MAKASSAR – Mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo telah memastikan masuk dalam jajaran tim pemenangan Calon Presiden Joko Widodo, dalam pertarungan Pemilahan Capres – Cawapres pada 2019 mendatang.
“Saya ditunjuk sebagai Koordinator Tim pemenangan dari Nasdem, ini untuk seluruh Indonesia,” kata Syahrul, Rabu (25/4/201).
Menurutnya, sebagai koordinator dirinya telah mempersiapkan langkah-langkah, untuk mempercepat prosesnya. Termasuk mengunjungi beberapa provinsi dalam rangka mensosialisasikan ini. “Tanggal 5 Mei nanti, saya akan di Banten untuk melalukan Istigosah, dengan 10 ribu orang, dan di tanggal 6-7 Mei, akan ke Lampung dan Riau,” ujarnya
Ia pun menyebutkan setelah itu dirinya memiliki agenda kunjungan ke Medan, Aceh.Dimana ini untuk membahas terkait langkah-langkah pemenangan nantinya.
Seperti diketahui, Nasdem menjadi salah satu partai pengusung Jokowi pada Pilpres 2014 lalu. Dan di Pilpres 2019 ini, partai besutan Surya Paloh ini kembali akan mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Bergabungnya, Syahrul dalam tim pemenangan Jokowi sebenarnya terlihat saat, secara terang-terangan mengatakan masuk dalam salah satu tim Capres yang maju dalam Pilpres, walaupun kala itu, Ia tak menyebut nama. Namun, dipastikan dirinya masuk dalam tim, melihat dari sisi emosional kedekatan mantan Ketua APPSI ini.
Seiring waktu, bergabungnya ke Partai Nasdem secara otomatis membuat, Syahrul masuk menjadi tim pemenangan Jokowi.
Mengenai, kesepakatan bersama setelah dirinya menjabat sebagai Koordinator tim pemenangan. Syahrul membantah ada kesepakatan bersama partainya, “saya tidak suka bicara soal itu (deal-deal politik), saya terbiasa kerja, dan kalau kerja, saya tidak perduli apa posisinya,” ucapnya
Ia pun mengaku tidak suka diajak kerja politik dan dijanji sesuatu, “tinggal lihat apa kapasitas saya, bisanya apa. Maka saya akan kerja sendiri, begini saja sudah kerja. Sudah bisa merangsang adik-adik untuk benahi negeri ini ayo dikerja. Saya tidak perlu lagi cari-cari apa-apa. Berapa puluh tahun, saya menjadi pejabat,” terang Syahrul yang juga Ketua Hubungan Antar Daerah di Nasdem
Syahrul mengatakan, dirinya menginginkan ada partai yang secara kuat menyuarakan kepentingan rakyat, kepentingan bangsa dan negara, bukan hanya soal keberpolitikan.
(Iin Nurfahraeni)










