INIPASTI.COM, MAKASSAR – Profesi sebagai pemulung seringkali dipandang sebelah mata. Bahkan beberapa orang mengatakan mereka merupakan sampah masyarakat yang mengganggu stabilitas pembangunan ekonomi di Indonesia. Namun tahukah anda jika sebenarnya pemulung atau dalam hal ini diartikan sebagai pengumpul sampah bisa menghasilkan omzet hingga miliaran rupiah?
Baca juga :Indira : Makassar Green Belum Maksimal
Penghasilan sebesar itu sebagai seorang pemulung hanya bisa diraih jika menjadi nasabah Bank Sampah. Delapan inovasi dari para pengelola Bank Sampah di Makassar ini akan membuat anda tertarik menjadi salah satu nasabahnya.
Delapan inovasi itu, yakni ; Sampah Tukar Beras, Sampah Tukar Perabot Rumah Tangga (RT), Kredit Uang Bayar Pakai Sampah, Bayar Iuran Sampah Pakai Sampah, Pembayaran Online Lewat Bank Sampah, Sampah Tukar Sembako/Produk RT, Sampah Tukar Es Krim, dan Sampah Tukar Tabung Gas.
Menurut Direktur Bank Sampah Indonesia Timur, Syaharuddin Ridwan, inovasi Bank Sampah lahir dari masyarakat yang menjadi bukti kreativitas keterampilan dewasa. Karena menurutnya inovasi tersebut tercipta karena permintaan dari masyarakat.
Pria yang akrab disapa Sahar ini menambahkan, nasabah Bank Sampah di Kota Makassar pada Tahun 2016 ini telah melampaui target. Ia mengungkapkan, pihaknya menargetkan 700 nasabah, namun saat ini nasabah Bank Sampah telah mencapai 12 ribu orang.
“Tahun ini, Bank Sampah telah melampaui target. Dari nasabah yang sudah di angka 12 ribu orang, jumlah Bank Sampah juga sudah hampir 500. Hingga omzetnya yang sudah mencapai dua setengah miliar rupiah,” ucapnya saat ditemui tim inipasti.com pada acara Awarding Program Bank Sampah di kediaman Wali Kota Makassar, Senin (26/12).
Direktur Yayasan Peduli Negeri ini mengatakan bahwa capaian tersebut tak terlepas dari inovasi yang ditawarkan oleh masing-masing Bank Sampah tersebut. Dengan inovasi itulah, menurutnya, masyarakat yang punya latar pendidikan formal pun pasti tertarik untuk menjadi nasabah. Ia pun menargetkan sebanyak-banyaknya nasabah. Karena saat ini, lanjutnya, nasabah Bank Sampah masih 0,09 persen dari penduduk Kota Makassar.
“Target kami sebanyak-banyaknya, berapa jumlah warga Kota Makassar? Saat ini baru 0,09 persen dari penduduk Kota Makassar yang jadi nasabah. Itu pun sudah menghasilkan omzet miliaran rupiah,” ujarnya.(*)
Baca juga :Kreasikan Sampah, Mendulang Puluhan Juta
//










