Investasi Lambat di Tahun Politik, Begini Langkah Pemprov

Penjabat Sekretaris Daerah Sulsel, Tautoto Tanaranggina (Istimewa)

 

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tautoto Tanaranggina, menyakini sektor investasi saat tahun politik akan tetap bertumbuh.

Bahkan, Ia mengajak para investor ini datang ke Sulsel untuk melihat potensi investasi yang dimiliki, dan masalah kepastian usaha tidak perlu diragukan lagi.

“Kami selalu membuka pintu lebar-lebar bagi Investor. Bahkan PTSP sudah siap memberikan layanan yang terbaiknya, dalam memudahkan investor terkait masalah administrasi , perizinan dan sebagainya,” kata Tautoto, Jumat(3/8/2018)

Baca Juga:  Realisasi Investasi Sulsel 2017 Capai Rp 11,84 Triliun

Seperti diketahui, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan tahun politik memberi dampak positif bagi ekonomi, jika melihat sisi konsumsi. Sedangkan kondisi politik dapat berpotensi menghambat investasi.

JK menyebutkan, efek politik terhadap konsumsi tak sejalan dengan investasi tertutama investasi besar. Ini disebabkan para pengusaha lebih banyak menahan diri karena ingin melihat situasi terlebih dulu. “Orang menganalisa. Katakanlah kalau nanti Pak Jokowi,bagaimana nanti pola kebijakan ekonominya. Kalau pak Prabowo menang bagaimana kebijakannya,” katanya, seperti dikutip dari tempo.co.

Baca Juga:  Tautoto Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

Menanggapi hal tersebut, Tautoto menjelaskan bahwa Sulsel tak akan terlalu berdampak, apalagi dengan Gubernur terpilih sekarang, sangat welcome dengan investor.

“Sulsel tidak akan terlalu berdampak, karena untuk Pilgub sudah selesai. Berbeda dengan Pileg lagi,” paparnya

Baca Juga:  Surplus 2,5 Juta Ton Padi, Gowa Beri 8.000 Ton untuk Sulsel

Seperti diketahui sebelumnya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu mencatat pertumbuhan investasi di triwulan pertama sedikit melambat, yaitu Rp 2,1 triliun. Sedangkan pada triwulan sama tahun 2017, nilainya mencapai Rp 2,9triliun.

Untuk, Penanaman Modal Daerah, tercatat Rp 1,48 triliun sedangkan Penanaman Modal Asing, tercatat Rp 697 miliar.

(Iin Nurfahraeni)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.