Kembangkan Diri, Prodi Sosiologi Unsa Akan Gandeng UNM

Ketua Prodi Sosiologi Unsa Makassar, Adi Sumandiyar jajaki kerja sama dengan UNM , Rabu (23/11). (Foto : Nasrullah)

INIPASTI.Com, Makassar –  Universitas Sawerigading (Unsa) terus memperlihatkan kemajuannya. Salah satunya yang dilakukan Ketua Prodi Sosiologi Universitas Sawerigading (Unsa) Makassar, Adi Sumandiyar. Meskipun  baru beberapa pekan dilantik, ia sudah mempersiapkan sejumlah agenda  yang akan dijalankan.

Salah satunya adalah pembentukan organisasi kemahasiswaan  HMJ Sosiologi. Pihaknya juga akan melakukan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi penyelenggara  pendidikan sosiologi.

Inline Ad

Untuk bidang kerja sama, Adi yang juga Ketua Umum IKA Unsa, didampingi Dekan Fakultas Sosiologi Unsa, Dr Moh Yahya Mustafa, Rabu (23/11) menjajaki kerja sama dengan  Prodi  Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar (UNM).

Di UNM,  perwakila Unsa diterima Ketua Prodi Sosiologi UNM, Dr Muhammad Syukur SAg MSi di ruang kerjanya.

Baca Juga:  Danny Pomanto Curhat ke Mendikbud

Prinsipnya kerja sama yang akan dibangun kedua belah pihak tentang  pengembangan penelitian dan pengembangan masyarakat dan juga kegiatan-kegiatan pelatihan. Adi yang juga kandidat Doktor Sosiologi UNM berharap, dalam waktu dekat  penandatanganan kerja sama ini akan segera dilaksanakan.

Sementara itu Ketua Prodi Pendidikan Sosiologi UNM, Dr Muhammad Syukur SAg MSi menyambut baik penjajakan kerja sama ini dengan Unsa dalam hal ini program studi sosiologi Unsa. Ia berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas dalam hal penelitian, pengabdian pada masyarakat, tetapi juga dalam kegiatan-kegiatan workshop atau pelatihan-pelatihan termasuk untuk penulisan jurnal.

Syukur menjelaskan, kebijakan yang saat ini diambil antara lain telah  mendorong  kegiatan PKM bagi  mahasiswa Prodi Pendidikan Sosiologi UNM. “Sekarang ini sudah banyak yang lolos proposalnya,” tandas alumnus Sosiologi  IPB 2014.

Baca Juga:  Fisip Unsa Makassar Bertandang ke PDIP Sulsel

Hal lain yang  menjadi keunggulan di Prodi Pendidikan Sosiologi ini adalah mereka tercatat sebagai yang terbanyak  lulus guru PNS di program sarjana mendidik di wilayah termiskin, terdepan, dan terluar (SM3T).

Syukur menambahkan, sekarang ini mahasiswa Prodi Pendidikan Sosiologi kurang lebih 400 orang. Jumlah mahasiswa yang diterima setiap tahun dibatasi hanya kurang lebih 60 orang. Sekarang ini alumninya sudah mencapai ratusan orang dari dua angkatan.(*)

Baca juga : Merangsang Kepekaan Sosial Mahasiswa Lewat KKN Unsa

//

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad