INIPASTI.COM,MAKASSAR – Pemerintah Cina ternyata memiliki cara tersendiri dalam memanjakan warganya. Salah satunya dengan memberikan kesempatan dua kali dalam satu tahun untuk piknik. Hal ini dilihat Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sebagai peluang memajukan pariwisata di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Syahrul mengatakan dalam waktu dekat dirinya akan menemui Menteri Luar Negeri beserta Duta Besar Cina. Syahrul secara khusus akan membahas kemudahan apa saja yang bisa diberikan sehingga wisatawan bisa masuk di Sulsel.
“Pemerintah di Cina memberikan warganya kesempatan dua kali dalam satu tahun untuk piknik. Ini kesempatan yang harus dimanfaatkan agar mereka mau berwisata di sini,” ucap Syahrul usai menghadiri Penyerahan Hasil Sinkronisasi RPJM Desa dan APB Desa dengan RPJMD Provinsi pada 1.000 Desa di Provinsi Sulsel Tahun 2016, Kamis (27/10) di Hotel Grand Clarion Makassar.
Ia menambahkan, para wisatawan Cina tinggal memilih apakah ingin ke gunung, pantai, menikmati kopi di atas awan dan sebagainya.
“Potensi wisata di Sulsel sangat besar. Setiap kabupaten memiliki tempat wisata, tinggal mengelolanya dengan baik,” paparnya.
Potensi pariwisata yang dimiliki Sulsel memiliki daya tarik. Namun sampai saat ini belum difokuskan pengembangannya. Untuk itu Syahrul menginginkan pada tahun 2017 sektor ini menjadi salah satu pendukung perekonomian.
“Saya ingin tahun depan, pariwisata ini dapat dikembangkan. Semua pihak harus turun bekerja sama.Saya akan minta dinas terkait berkoordinasi. Selama ini memang yang terjadi pariwisata belum menjadi sektor utama,” kata Syahrul.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Sulsel, Syafruddin Rahim mengungkapkan, jumlah wisatawan Cina yang masuk melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin cukup besar. Namun mereka masih sekadar transit sebelum ke Bali.
“Sejak 5 September lalu, ada charter flight dari Nanchang masuk ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, kemudian ke Bali. Charter flight ini setiap lima hari sekali,” kata Syafruddin.
Syafruddin memaparkan dengan charter flight dari Nanchang tersebut, menjadi kesempatan bagi Sulsel untuk memasarkan destinasi pariwisata yang ada. Karena itu, pihaknya akan mengupayakan agar wisatawan-wisatawan Cina tersebut bisa tinggal paling tidak dua hari di Sulsel sebelum ke Bali.(*)
Baca juga : Syahrul Ajak PSMTI Kembangkan Sektor Pariwisata Sulsel
//










