INIPASTI.COM, MAKASSAR-Unismuh Makassar memandang KH Djamaluddin Amien adalah sosok pemimpin yang tegas dan sulit dilupakan. Dari pemikiran rektor ke V Unismuh Makassar inilah, kampus megah Unismuh ada.
Rektor Ke VIII Unismuh Makassar, Prof Dr Irwan Akib, M.Pd, dalam testimoninya diacara peluncuran kumpulan puisi tentang KH Djamaluddin Amien, Sabtu 28 Oktober sangat terkesan dengan amanah yang mengharapkan anak-anaknya kelak menjadi guru atau dosen.
Tidak hanya itu sejak pertama menjadi rektor di era tahun 80-an, telah merintis lahan yang sekarang ini kampus Unismuh berdiri. Lahan ini awalnya lahan mati, rawa-rawa. Tetapi setelah lahan ini dibeli oleh Unismuh lahan ini dan sekitarnya menjadi bernilai tinggi.
Prof Irwan juga mengatakan, almarhum KH Djamaluddin Amien semasa hidupnya banyak melahirkan ide, mulai dari berdinya SMP dan SMA Unismuh sampai kepada berdirinya fakultas kedokteran dan PUT. Dia juga menilai sosok KH Djamaluddin Amien ini adalah sosok yang selalu konsisten dengan umat. “Kalau urusan umat biar tengah malam tidak ada masalah,”aku Prof Irwan.
Bagaimana sendiri dengan anaknya melihat sosok KH Djamaluddin Amien, bagi Dr Ir H Abd Hadi Jamal yang juga dosen Universitas Negeri Jakarta, mengatakan, dia adalah ayah yang baik, ingin anak-anaknya semua menjadi guru atau dosen.
Ada pesan yang tidak bisa dilupakan, oleh Hadi Jamal, ketika orang tuanya menyampaikan, ‘nak tidak ada pengorbanan tanpa hasil dan kalau mau dihargai harus punya taji (skill) dan bisa berpikir di luar kelasiman.
Sementara Wakil Rektor I Unismuh, Ir Rakhim Nanda, mengatakan, sangat banyak dia kagumi dalam diri almarmarhum KH Djamaluddin Amien. Mulai dari sikapnya yang tegas, tidak sombong, tidak pernah ingkar janji, tidak pernah menyia-nyiakan waktu dan tidak mau mengambil sesuatu yang bukan haknya.
Begitu juga Dekan FKIP Dr Erwin Akib sangat mengagumi ketegasan dari almarhum saat memimpin di Unismuh maupun di Muhammadiyah.
Bahkan kesan Ketua BPH Unismuh Makassar, Dr Ir HM Syaiful Saleh, sangat terkesan dengan kelemahlembuatan almarhum. Dia merasakan memimpin Unismuh sangat luar biasa ikhlasnya.(nasrullah)










