INIPASTI.COM, SABAH – Belasan tahun hidup dalam ketidakpastian. Selama 15 tahun, hanya pengharapan dan doa yang menemani Iwan Nursyah (anak) dan Hana Beddong (ibu) agar bisa dipertemukan satu sama lain. Tak jarang, pengharapan itu hingga terbawa mimpi.
Seperti ulasan sebelumnya, Iwan Nursyah dan ibunya telah terpisah sejak Iwan masih berusia 6 tahun. Sejak perpisahan itu, tak ada komunikasi yang terjadi antara Iwan dan keluarga. (Baca Bag 1: Awal Mula Iwan Terpisah dari Keluarga).
“Selama dia (Iwan) pergi itu, tidak pernah -sampai sekarang- bertemu. Foto pun tidak, suara pun tidak, nomor telepon juga tidak ada,” ujar Hana kepada Tim BBC News Indonesia yang kemudian diupload di akun YouTube.
Begitu pula dengan Iwan Nursyah. Berbagai upaya telah dia lakukan untuk bisa kembali ke pangkuan ibunya. Termasuk mencari nama Awi Wahyudi (nama kakak kandung Iwan) di aplikasi Facebook. Namun hasilnya tetap nihil.
Saat berita BBC News Indonesia tentang Iwan mencuat dan viral di media sosial, terdapat beberapa warganet yang mengaku keluarga Iwan. Di sinilah awal mula pertemuan keluarga yang sudah terpisah selama belasan tahun itu.
Iwan dan keluarga tak bisa membendung air mata
Bahagia, haru, sedih bercampur menjadi satu. Hal itu yang tampak jelas terlihat di wajah Hana kala mengetahui anaknya, Iwan, masih hidup. Belasan tahun hidup dalam tanda tanya, ‘apakah anakku masih hidup?’ dia pun tak bisa menahan tangisnya saat melihat video Iwan.
Hana tak kuasa menahan air mata hingga menangis histeris. Dia pun tak henti-hentinya mengucap syukur dan berterima kasih kepada Tim BBC News Indonesia yang telah menemukan anaknya.
“Tolong nanti kasih jumpa saya Bu. Aku berterima kasih ke ibu dan bapak (Tim BBC News Indonesia). Kalau dikasih berjumpa dengan anakku, saya bersyukur betul di dunia sampai di akhirat,” ucap Hana.
Sebelumnya, beberapa anggota keluarganya mengira bahwa Iwan sudah meninggal dunia. Tapi, Hana tetap yakin bahwa anaknya masih hidup.
“Saya hanya mendoakan saja dalam sembahyang supaya kami bisa bertemu kembali. Di dalam hatiku berkata, sepertinya dia belum mati. Karena saya juga biasa terbawa dalam mimpi bahwa sepertinya anakku masih ada,” yakinnya.
Dan pertemuan Iwan dan keluarga pun diinisiasi oleh Tim BBC News Indonesia. Nantikan kisah selanjutnya. (Bersambung)
_Sule_










