INIPASTI.COM, SUDIANG – Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 8 Embarkasi Makassar telah diberangkatkan ke Madinah. 450 JCH yang seluruhnya berasal dari Provinsi Maluku Utara (Malut) ini terbang di Bandara Hasanuddin pada pukul 20.11 WITA. Pesawat dengan nomor penerbangan GIA-1104 yang membawa mereka sekarang menuju ke Bandara Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz, Minggu, (22/7/2018).
Dari ratusan JCH tersebut, terlihat juga JCH Kabupaten Kepulauan Sula, Abd Rahman yang sempat mengamuk di Poliklinik Asrama Haji Sudiang. Abd Rahman dinyatakan layak terbang oleh pihak PPIH setelah mendapat penanganan dari tim ahli. Ia yang dikabarkan sempat mengalami Psikosis Akut telah diterapi dan sembuh setelah beristirahat sejenak.
“Sudah dikonsultasikan dengan ahlinya dan sudah diberi terapi oleh ahlinya,” jelas Kepala Bidang Kesehatan Haji PPIH Embarkasi Makassar, dr Darmawali Handoko saat dikonfirmasi terkait pertimbangan memberangkatkan JCH tersebut. Baca Juga : Ternyata Ini Penyebab dan Kronologis JCH Ngamuk di Asrama Haji

Abd Rahman sejatinya memang tidak memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Ia bahkan merupakan ketua regu 8 rombongan 2 Kloter 8 Embarkasi Makassar. Ia berangkat haji bersama sang ayah, istri dan adik kandungnya.
Selain And Rahman, ada beberapa JCH Kloter 8 yang juga sempat mendapatkan perawatan medis saat tiba di Asrama Haji Sudiang. Seperti Sungai Rope (70) asal Halaman Selatan (Halsel), Rohati A Rahman (70) dari Kepulauan Sula, dan Irabi Binti Bandu (47) dari Halmahera Tengah (Halteng) ketiganya mengalami sakit mata. Ada pula, JCH lainnya yaitu Hajar Laher (50) yang mengalami sakit tenggorokan.
Namun, seluruh JCH Kloter 8 Embarkasi Makassar yang berasal dari Malut ini dinyatakan bisa berangkat menunaikan ibadah haji. Adapun rincian perkabupaten/kota JCH Malut pada Kloter 8 sebagai berikut, 68 JCH Halbar, 69 JCH Haltenya, 2 JCH Ternate, 109 JCH dari Kepulauan Sula, 194 JCH Halsel, 5 JCH Halut, 1 JCH Pulau Taliabu dan, 2 Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Total 450 JCH ditambah 5 Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) atau lebih dikenal dengan sebutan petugas kloter.
Dengan diberangkatkannya 455 JCH asal Malut ini, maka Embarkasi Makassar terlah memberangkatkan 3633 JCH. Ribuan JCH tersebut berasal dari 2 provinsi, yakni Provinsi Sulawesi Selatan dan Maluku Utara. (Sule)










