KPID Sulsel Diskusi Publik Bahas Generasi Muda

Diskusi publik KPID Sulsel di Hotel Pesonna, Makassar, Kamis 6 Desember 2018.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel menggelar diskusi publik dengan tema “eksistensi KPID Sulsel dalam menjaga masa depan generasi muda” yang berlangsung di Hotel Pesonna, Jalan Mappanyukki, Makassar, Kamis 6 Desember 2018.

Diskusi ini menghadirkan pembicara mantan ketua KPI Pusat, Judha Riksawan, Kepala Dinas Kominfo Pemprov Sulsel Hasbullah, dan anggota DPRD Sulsel Haidar Majid.

Hasbullah dalam pemaparan mengatakan tantangan di era digital saat ini, informasi tanpa batas yang tidak bisa dibatasi oleh siapapun. Sehingga apa terjadi di belahan dunia dapat diketahui oleh belahan dunia lain.

Sehingga berpengaruh terhadap budaya asing yang masuk dan kepentingan pemilik modal. Maka penting bagi KPID mengawal penyiaran yang sehat bagi masyarakat Sulsel.

Baca Juga:  September, DPP Hanura Terbitkan Rekomendasi ke IYL?

“Tantangan yang dihadapi maka lembaga penyiaran harus punya komitmen sesuai dengan aturan, Memiliki komitmen rasa kebangsaan dan harus berpijak pada norma agama dan kearifan lokal,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Judha Riksawan berpendapat KPID memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial masyarakat.

Menurut dia, KPID bukan hanya pada tataran pengawasan penyiaran media. Melainkan menjadi edukasi masyarakat juga generasi muda agar mendapat hal positif.

“Misalnya, literasi media mejadi program KPID. Mengedukasi masyarakat sangat perlu. Ketahana keluarga juga. Begitu juga program lain bagi remaja atau pelajar,” ujar mantan ketua KPID Sulsel ini.

Baca Juga:  Di Lutim, Kader PAN dan NasDem Ajak Warga ke IYL-Cakka

Selain itu, gagasan tentang otonomi daerah, karena ada lagi sentralisasikan pusat. Lanjut dia perkembangan zaman saat ini, peran KPID menjadi hal urgensi bagi generasi muda di lingkungan sekolah maupun kampus.

“Begitun juga bisa diberikan pelatihan. Ini mencegah situs atau informasi yang negetif di berbagai medsos atau internet,” pungkasnya.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.