INIPASTI. COM, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Takalar dianggap penyelenggara pemilu tercepat keempat di Indonesia yang menandatangi Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Bahkan Dirjen Otonomi Daerah menilai KPU Takalar termasuk penyelenggara yang paling efisien dan paling murah di Indonesia.
Ketua KPU Provinsi Sulsel, Muh Iqbal Latief mengatakan KPU Takalar dapat mengawal pilkada Takalar ini dengan sangat baik. Ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/10), Iqbal mengungkapkan salah satu capaian yang dianggap sangat berhasil adalah KPU Takalar tercepat keempat yang menandatangani NPHD saat ini.
KPU Takalar, lanjut Iqbal, saat ini menganggarkan penyelenggaraan pemilu hanya Rp 11 Miliar. “Dan sekarang baru Rp 10 Miliar yang diserahkan. Jika membandingkan KPU daerah lainnya di Indonesia, anggarannya rata-rata di atas Rp 100 Miliar,” jelas Iqbal.
Kendati dianggap tidak ada masalah, KPU Provinsi tetap ikut mengawal proses Pilkada Takalar. Iqbal tidak mau lengah sedikitpun. Karena itu pihaknya tetap melakukan supervisi, asistensi dan pengawasan pada pelaksanaan Pilkada yang digelar tahun depan itu. (*)
Baca juga : Ketua KPU Takalar : Dana Pilkada Takalar Belum Tercukupi
//










