Thursday, October 8, 2026
  • Login
Inipasti
  • Home
  • News
    • All
    • Bencana Alam
    • Berita
    • Citizen Reporter
    • Fenomena
    • Kebakaran
    • Politics
    • Science
    • World

    Dua Mantan Dekan FE Unismuh Kenang Mahmud Nuhung, Sosok Dermawan yang Tak Pernah Lelah Membantu

    Ketua PGRI Makassar: Mahmud Nuhung Mengabdi untuk Pendidikan dan Mencerdaskan Bangsa

    10 Alasan Asics Gel Nimbus 27 Jadi Sepatu Cushioning Paling Nyaman Tahun Ini

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Sains & Teknologi
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • All
    • Bencana Alam
    • Berita
    • Citizen Reporter
    • Fenomena
    • Kebakaran
    • Politics
    • Science
    • World

    Dua Mantan Dekan FE Unismuh Kenang Mahmud Nuhung, Sosok Dermawan yang Tak Pernah Lelah Membantu

    Ketua PGRI Makassar: Mahmud Nuhung Mengabdi untuk Pendidikan dan Mencerdaskan Bangsa

    10 Alasan Asics Gel Nimbus 27 Jadi Sepatu Cushioning Paling Nyaman Tahun Ini

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Sains & Teknologi
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Inipasti
No Result
View All Result
Home Pendidikan Info

Laporan Chilcot: Mengapa Kita Menutup Mata terhadap Fakta

July 13, 2016
in Info, Opini
Laporan Chilcot: Mengapa Kita Menutup Mata terhadap Fakta

Post Views: 16

Apa yang terungkap dari eksperimen ini (dan lusinan ekaperimen lainnya) adalah cara kita menyaring informasi ketika informasi itu bertentangan dengan pendirian atau penilaian yang kita pegang teguh. Kita gunakan serangkaian manuver logika post hoc untuk membingkai kembali segala hal yang tidak menyenangkan bagi posisi kita semula. Kita pertanyakan keabsahan bukti tersebut, atau kredibilitas orang yang menemukannya, atau motif mereka, atau apa saja. Semakin banyak informasi yang muncul menentang perspektif kita, kian kreatif pula kita mencari pembenaran baru, dan semakin dalam pula kita tertanam dalam pandangan kita sebelumnya. Kecenderungan seperti itu dinamakan “cognitive dissonance” alias mencari-cari alasan.

Ketika pendirian seseorang bertentangan dengan bukti, orang boleh jadi justru akan semakin teguh memegang pendiriannya. Anda dapat melihat tanda-tanda cognitive dissonance itu dalam penyiapan atau setelah terjadinya Perang Irak. Laporan Chilcot menyampaikan kritik tajam terhadap pertimbangan hukum, kurangnya pengawasan dari kabinet dan perencanaan serta kebijakan pascaperang. Akan tetapi, mari kita berfokus pada bagaimana bukti primer yang digunakan untuk menjustifikasi perang–yakni keberadaan senjata pemusnah massal, SPM–dibingkai secara berseri.

Pada 24 September 2002, sebelum terjadinya konflik, Tony Blair menyampaikan pidato di mana dengan sangat tegas dia menyatakan: “Program senjata pemusnah massalnya [Saddam Hussein] dalam keadaan aktif, terperinci dan berkembang… dia memiliki rencana nyata untuk menggunakan senjata itu, yang dapat diaktifkan dalam waktu 45 menit…”

Masalah yang ditimbulkan oleh klaim itu adalah ternyata pasukan Saddam Hussein tidak menggunakan senjata pemusnah massal untuk menangkal pasukan Barat, dan pencarian awal terhadap SPM tersebut hasilnya nihil. Namun, sebagaimana ditunjukkan oleh psikolog sosial Jeff Stone dan Nicholas Fernandez dalam esai mereka tentang konflik Irak, Blair tidak mengubah pandangannya–dia membingkai ulang bukti yang ada. Dalam sebuah pidato di hadapan Majelis Rendah, dia memgatakan: “Secara harfiah ada ribuan lokasi… namun baru sekarang Kelompok Survei Irak dikerahkan sehingga orang-orang berdedikasi tinggi tersebut… akan dapat melaksanakan tugas mereka dengan layak… Saya tidak punya keraguan bahw mereka akan menemukan bukti sejelas mungkin tentang keberadaan SPM.”

Dengan demikian, bagi Blair, tidak adanya bukti senjata pemusnah massal tidak menunjukkan bahwa senjata itu benar-benar tidak ada. Akan tetapi, hal itu menunjukkan bahwa para tim pencari belum cukup melakukan pencarian. Lebih jauh lagi, dia malah semakin yakin akan keberadaan senjata pemusnah massal, tidak kurang dari itu.

Dua belas bulan kemudian, ketika Kelompok Survei Irak juga tidak dapat menemukan senjata tersebut, Blair masih belum dapat menerima bahwa SPM tidak ada di sana. Sebaliknya, dia mengubah lagi argumentasinya dan mengatakan dalam sebuah pidato bahwa “senjata tersebut bisa saja telah dipindahkan, senjata tersebut bisa saja telah disembunyikan, senjata terrsebut bisa saja telah dihancurkan”. Jadi sekarang, tidak adanya bukti senjata pemusnah massal di Irak bukan lagi karena pasukan belum punya waktu yang cukup untuk melakukan pencarian, atau karena tim pencari yang tidak memadai, tetapi karena pasukan Irak telah melenyapkan senjata pemusnah massal mereka.

Akan tetapi, cara berpendirian seperti itu lama-lama juga tidak dapat dipertahankan lagi. Seiring dengan pencarian yang terus berlanjut dalam keadaan putus asa, menjadi semakin jelas bahwa bukan hanya tidak ada SPM, namun tidak ada pula sisa-sisa atau bekas-bekasnya. Pasukan Irak tidak mungkin telah melenyapkannya.

Namun, sekarang Blair sampai kepada suatu justifikasi baru tentang keputusannya untuk menginvasi Irak. “Masalahnya adalah bahwa saya bisa meminta maaf atas informasi yang ternyata kemudian terbukti salah, tetapi saya tidak dapat meminta maaf, setidaknya dengan tulus, karena telah melengserkan Saddam,” katanya dalam sebuah pidato. “Dunia menjadi tempat yang lebih baik dengan Saddam berada di dalam penjara.”

Bagikan:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • More
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
  • Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Share on Reddit (Opens in new window) Reddit
  • Print (Opens in new window) Print

Like this:

Like Loading…

Related

Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: BBCChilcotTony Blair
Inipasti

© 2026 inipasti.com - Hanya yang pasti-pasti aja inipasti.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Kode Etik

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

© 2026 inipasti.com - Hanya yang pasti-pasti aja inipasti.

%d