Malas Mandi Rawan Terinfeksi Covid-19

INIPASTI.COM, JAKARTA- Wabah virus corona menjadi momok mengerikan bagi masyarakat Indonesia. Sejak 3 bulan lalu, banyak korban meninggal karena terinfeksi. Banyak tips untuk menjaga tubuh tetap sehat. Salah satunya mencuci tangan dengan sabun.

Ternyata virus corona dapat menempel berjam-jam bagian tubuh manusia dan barang apapun. Terindikasi jarang mandi, kuman, bakteri bahkan virus dapat menginfeksi tubuh karena tubuh tidak bersih setelah beraktivitas.

Inline Ad

Mandi juga dapat membuat kulit lembap dan membersihkan kotoran menempel yang bila dibiarkan bisa mengakibatkan berbagai masalah. 

Bagi yang suka berendam. Rutinitas ini dapat memperlancar sistem pernapasan karena bagian dada dan kepala belakang yang ikut terendam dapat memengaruhi pada kapasitas oksigen di paru-paru. 

Baca Juga:  Yellow Bike Partai Golkar Pasang Sarana Cuci Tangan di Pemukiman Warga

Seperti dikutip laman Bustle, Minggu (2/7/2017), tubuh yang kotor akan mempermudah bakteri dan kuman menyerang tubuh. Sehingga mandi yang rutin dapat membersihkan kuman bakteri bahkan virus tempel di tubuh manusia.

Pada intinya, virus itu dapat dihancurkan dengan kekuatan antibody yang dimiliki di setiap tubuh manusia. Hanya saja, kadar kekuatan antibody dari setiap orang itu berbeda satu sama lain, sehingga ada yang tahan dengan infeksi virus apapun, ada juga yang rentan dengan infeksi virus dan bakteri.

Selain itu juga, ketika kita mandi dengan air hangat jantung akan berdetak lebih cepat dan meningkatkan fungsi jantung.

Baca Juga:  Bupati Pasangkayu Minta Pembatasan Orang Masuk Serentak se-Sulbar

Kamu bisa mencoba mandi dengan air hangat saat tubuh terasa lelah sehabis menjalankan aktivitas seharian. Ini pun dapat merelakskan otot tegang dan masalah persendian.

Sabun yang dianjurkan dipakai adalah memiliki kandungan alkohol, etanol, isopropanol, propanol, yodium, dan iodine yang semuanya berfungsi untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan mengobati iritasi kulit karena kuman.

Sifat sabun ini cukup keras sehingga tidak boleh dipakai pada kulit yang luka, memar, lecet, dan terbakar karena langsung memicu terjadinya iritasi.

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.