Merasakan Rezeki Berlimpah

Oleh: Dr. H. Ade Mujhiyat


INIPASTI.COM, OPINI — Allah SWT adalah Zat Yang Maha Pemurah. Ia Maha Pemberi Rezki kepada setiap makhluk-Nya. Yang menjadi penghuni jagat raya kehidupan  dunia ini. Setiap makhluk hidup telah dijamin rezkinya oleh Allah.

Inline Ad

Namun demikian, masih banyak manusia yang menyangka bahwa rezeki itu hanya sebatas harta benda yang bersifat material semata. Padahal sejatinya, rezeki itu tidak terbatas. Rezeki Allah sangatlah luas.

Segala yang menjadi kebutuhan dasar sudah dijamin oleh-Nya. Mulai bangun tidur di pagi hari sampai  beristirahat dan tidur kembali. Kita tinggal jalan dan menjemputnya saja. Allah SWT sudah memberikan rezeki kepada setiap makhluknya tanpa ada batasan. Manusia sendirilah yang membuat batasan itu dalam pikiran kita.

Hamparan langit dan bumi serta segala macam isinya sudah Allah siapkan sebagai rezeki manusia. Cahaya matahari yang bersinar dan hembusan udara segar yang kita hirup, adalah merupakan bagian dari rezeki berlimpah yang diberikan Allah kepada kita. Sebagaimana firman-Nya:

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allahlah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Huud: 6)

Baca Juga:  Istilah Asing bukan untuk gagah-gagahan

Pada masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, banyak orang mengeluh bahwa rezekinya berkurang sangat drastis. Tidak sedikit karyawan yang kehilangan pekerjaannya, karena korban PHK. Ia pun kesulitan meraih penghasilan untuk menopang hidupnya.

Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri dalam meraih rezeki. Manusia tetap dituntut untuk terus bekerja dan berusaha mencari rezki, yang telah disiapkan Allah untuk dirinya. Pandemi Covid-19 yang belum berakhir, semakin menuntut kita untuk terus bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas, serta berusaha sekuat tenaga untuk memperoleh rezeki yang halal dan tak terbatas. Sebab Allah tidak memberikan rezeki secara instan, dengan tanpa ada ikhtiar dari manusia.

Yang penting kita sadari pula adalah rezki itu tidak hanya semata bersifat materi belaka. Walau pun secara umum tidak dipungkiri bahwa mayoritas manusia masih berpandangan bahwa kekayaan harta benda adalah rezki yang utama. Tetapi itu  bukanlah satu-satunya rezki.
Anak-anak yang shaleh, ilmu yang bermanfaat, kesehatan jasmani dan ruhani  umur yang panjang, serta waktu dan kesempatan yang kita miliki, adalah juga merupakan rezki yang patut kita syukuri. Sehingga kita dapat memanfaatkannya sebaik mungkin untuk meraih pahala dan menginvestasikan amal kebaikan sebanyak-banyaknya.

Baca Juga:  Mahathir PM Lagi

Sesungguhnya, kita semua memiliki dan merasakan kekayaan rezeki yang berlimpah dalam hidup ini. Baik secara fisik material maupun secara non fisik, berupa waktu luang dan kesempatan hidup yang Allah berikan kepada kita. Ini tentu saja harus kita syukuri dan maknai sebagai harta sangat berharga, yang mesti dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbanyak amal shaleh dan meraih ridha-Nya.

Maka, kini saatnya kita memohon dan berdoa kepada Sang Maha Pemberi rezeki. Agar rezeki kita datang dan masuk dari semua arah penjuru, dari berbagai pintu dan semua jalan serta jalur yang tidak disangka-sangka. Sehingga kita senantiasa mendapatkan rezeki yang terus mengalir tak terbatas. Merasakan rezeki berlimpah penuh berkah.

Allah SWT mengajarkan kita membaca doa yang tercantum dalam firman-Nya:
“Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas).” (QS. Ali Imran: 27)

Baca Juga:  Pedasnya Harga Cabai, Pemerintah Tanpa Data

//Penulis, Pegiat Program Sosial Kemanusiaan Yayasan Tebar Amal Shaleh


(Visited 1 times, 9 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.