Meretas para Peretas: Rusia Bajak Operasi Spionase Iran

Seorang pria mengetik pada keyboard komputer di Warsawa pada gambar file ilustrasi 28 Februari 2013 ini. Foto: Reuters
Top Ad

INIPASTI.COM, LONDON/WASHINGTON – Peretas Rusia menunggangi operasi spionase dunia maya Iran untuk menyerang pemerintah dan organisasi industri di puluhan negara sambil menyamar sebagai penyerang dari Republik Islam Iran, kata pejabat Inggris dan AS pada Senin (21/10/2019).

Kelompok Rusia, yang dikenal sebagai “Turla” dan dituduh oleh otoritas Estonia dan Ceko beroperasi atas nama layanan keamanan FSB Rusia, telah menggunakan fasilitas Iran dan infrastruktur komputer untuk meretas ke dalam organisasi di setidaknya 20 negara yang berbeda selama 18 bulan terakhir, kata pejabat keamanan Inggris yang dilansir Reuters.

Kampanye peretasan, yang sejauh ini belum diungkapkan sebelumnya, paling aktif di Timur Tengah tetapi juga menargetkan organisasi di Inggris, kata mereka.

Baca Juga:  Agus AN: Apoteker Lulusan UMI Harus Bersaing di MEA

Paul Chichester, seorang pejabat senior di badan intelijen GCHQ Inggris, mengatakan operasi itu menunjukkan peretas yang didukung negara bekerja di “ruang yang sangat ramai” dan mengembangkan serangan dan metode baru untuk menutupi jejak mereka dengan lebih baik.

Dalam sebuah pernyataan yang menyertai penasihat bersama dengan Badan Keamanan Nasional AS (NSA), Pusat Keamanan Cyber ​​Nasional GCHQ mengatakan ingin meningkatkan kesadaran industri tentang aktivitas tersebut dan membuat serangan lebih sulit bagi musuh-musuhnya.

Baca Juga:  Hari Pertama Kerja, ASN Lari Masuk Balaikota

“Kami ingin mengirim pesan yang jelas bahwa bahkan ketika pelaku cyber berusaha untuk menutupi identitas mereka, kemampuan kami pada akhirnya akan mengidentifikasi mereka,” kata Chichester, yang menjabat sebagai direktur operasi NCSC.

Pejabat di Rusia dan Iran tidak segera menanggapi permintaan komentar yang dikirim pada hari Minggu. Moskow dan Teheran keduanya berulang kali membantah tuduhan Barat tentang peretasan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.