INIPASTI.COM, JAKARTA – Dalam gelaran Lokakarya yang diselenggarakan Yayasan Kota Kita bersama Internasional NGO Forum on Indonesian Development (INFID) menghadirkan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto sebagai salah satu pembicara. Acara yang dikemas dalam bentuk workshop nasional mengangkat “Revitalisasi Praktik Perencanaan dan Penganggaran Partisipatif Musrenbang di Kota-kota Indonesia”. Olehnya itu, Danny diundang karena sistem Musrenbang Online telah dijalankan di Makassar.
“Makassar sendiri telah menjalankan sistem online Musrenbang yang sudah berjalan dengan sangat baik dalam sistem penganggaran,” jelas Danny, di hotel Millenium, Kebun Sirih- Jakarta, Rabu (2/11/2016).
Danny menjelaskan setiap kelurahan di Makassar juga sudah menuju penganggaran Rp1 miliar – Rp2 miliar. Dengan itu, diyakininya, kelurahan dengan lebih leluasa bisa menganggarkan keinginan masyarakat kelurahan tanpa harus merasa khawatir akan hilang di Musrenbang kota atau provinsi.
Menurut Wali Kota yang berlatar belakang arsitek tersebut, menjadikan Makassar dan Sulsel sebagai percontohan dari e-planning, e-budgeter dan e-organizer. “Hal ini perlu untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang dan tindak korupsi,” tukas Danny.
Selain Danny, juga sebagai narasumber kegiatan tersebut yakni wali kota Bandung Ridwan Kamil dan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.
Baca juga: Danny ke Istana Mantapkan PLTSa










