Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae ingin membawa komoditas kopi Toraja mendunia. Nicodemus Biringkanae bahkan telah menyiapkan merek atau label untuk produk kopi toraja yang diproduksi di daerahnya, yakni “Kopi Toraya Maelo”.
Merek Kopi Toraya Maelo diluncurkan ketika perhelatan “Kemilau Toraja 2018” pada Desember tahun lalu. Dalam acara itu turut diselenggarakan Festival Kopi Toraja 2018.
Menurut Nicodemus, Kopi Toraya Maelo akan diproduksi dengan kopi-kopi kualitas terbaik. Tujuannya tak lain agar cita rasa kopi yang dihasilkan berkualitas tinggi.
Nicodemus menilai merek kopi tersebut akan memberi nilai tambah kepada para petani kopi. “Karena selama ini kopi dibeli dari petani dengan harga murah, tapi dijual dengan harga yang tinggi,” ujarnya.
Kopi Toraya Maelo rencanya mulai dipasarkan pada 2019. Cukup banyak pihak yang menantikan kehadiran produk tersebut.
Nicodemus mengatakan akan terus berusaha mempopulerkan produk kopi Toraja. “Pemerintah Kabupaten Tana Toraja akan terus mendorong produksi kopi Toraja lebih mendunia dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae menyambut inisiatif IKAT WA untuk menghelat Festival Toraja di Australia. (MDS01)










