PAN Nilai Pilpres 2019 ‘Miskin’ Gagasan, PDIP: Bisa Lihat Rekam Jejak

Ilustrasi pasangan Capres-cawapres (Foto/instagram).

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Calon Legislatif (Caleg) diminta tak terjebak dalam perang sensasi saat menyosialisasikan calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres) RI usungan Partai Politik (Parpol). Sebaliknya, Caleg harus ‘jual’ gagasan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Eddy Soeparno kepada Caleg PAN se Sulsel saat mengisi kegiatan pembekalan di Hotel Syahid Jl Sam Ratulangi, Senin (10/12). Menurut Eddy, selama 3 bulan masa kampanye, perang gagasan dirasa masih sangat minim.

“Mengenai Pilpres kita sudah hampir 3 bulan berada di dalam masa kampanye. Apa yang kita lihat? Apakah ada pertarungan gagasan? Rasanya relatif minim. Yang ada sekarang, pertarungan sensasi ketimbang substansi,” sebut Eddy dihadapan tak kurang 850 Caleg PAN se-Sulsel.

Sensasi itu misalnya, kata Eddy, yang memperdebatkan penggunaan diksi dari kedua Capres, yang dianggap wah. Misalnya pengucapan kata sontoloyo oleh Joko Widodo yang jadi pembahasan selama beberapa pekan. Atau, ‘tampang Boyolali’ yang diucapkan Prabowo.

Baca Juga:  Romy Sebut Prabowo-Sandi Adopsi Strategi Propaganda Donald Trump

“Yang diperdebatkan Sontoloyo, Boyolali, yang justeru tidak substansi pada masa kampanye Pilpres,” sesal Eddy.

Eddy pun berharap, tak ada kader maupun Caleg PAN yang terjebak dalam perang sensasi seperti itu. Jika perlu, Caleg PAN yang harus memutus. Olehnya itu, Caleg PAN kata Eddy, harus berkampanye dengan program dan visi misi usungan PAN, yakni Prabowo – Sandiaga Salahuddin Uno.

“Oleh karena itu, kader PAN harus mengedepankan hal yang substansi, seperti memaparkan visi dan misi dalam mengkampanyekan Capres, dan menawarkan gagasan,” sebut Eddy.

Sementara itu, sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulsel Rudy Pieter Goni menolak jika perang sensasi yang disebutkan Eddy digeneralisir kepada semua kandidat Capres. Menurut Rudy, selama ini, PDI Perjuangan, dan semua koalisi Jokowi – Ma’ruf menawarkan gagasan.

Baca Juga:  Ini Alasan Sri Mulyani Mundur dari Timses Jokowi-Ma'ruf

“Justeru kami sangat bermain dengan ide dan gagasan. Karena itu yang kami harapkan. Kami banyak sekali dengan pak Jokowi dan KH Ma’ruf sudah sampaikan, bisa dilihat rekam jejaknya. Dan mungkin, nanti di debat Capres akan kelihatan,” ujar Rudy.

Rudy juga menyebut, jika selama Jokowi dan Ma’ruf datang bertemu masyarakat, ide dan gagasan selalu disampaikan, tentang bagaimana Indonesia kedepan jika keduanya memimpin. Wakil sekretaris Tim Kampanye Daerah (TKD) Sulsel Koalisi Indonesia Kerja (KIK) itu juga menyebut, jika selama ini kubunya selalu mengeluarkan energi positif.

“Kalau soal Caleg tetap konsisten untuk kampanye. Wajib hukumnya. Kalau ada Caleg yang hanya diam-diam saja, maka akan kena sanksi,” pungkas anggota DPRD Sulsel ini.

Baca Juga:  TKD Jokowi-Ma’ruf Sepakat 4 Strategi Kampanye di Sulsel

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.