INIPASTI.COM, BANDUNG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar dan PT LAPI Indowater ITB (Institut Teknologi Bandung) bersepakat kerjasama di bidang teknologi pengelolaan air, peningkatan kapasitas, kualitas, dan kontinuitas air bersih melalui peningkatan kinerja instalasi dan perbaikan operasional teknis distribusi. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) oleh Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Haris Yasin Limpo dan Direktur Utama PT LAPI Indowater ITB, Abdul Azis Jayaputra, Bandung, Senin, (12/6/2017).
Penandatanganan naskah kerjasama disaksikan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bersama sejumlah pimpinan SKPD dan Rektor ITB Prof Kadarsah Suryadi. “Target kerja sama ini untuk pemenuhan 3K dan pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals,red) 2019,” jelas Haris.
Haris mengungkapkan bahwa ada 17 tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dengan 169 kelompok sasaran yang terintegrasi dan tak terpisahkan satu dan lainnya. Salah satu dari 17 tujuan pembangunan berkelanjutan itu, katanya, adalah memastikan ketersediaan dan pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan.
Adanya kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan pelayanan PDAM Makassar sehingga target 3K dan SDGs 2019 dapat tercapai. Di mana diketahui, pada tahun 2016 lalu, PDAM Kota Makassar menargetkan cakupan layanan masyarakat hingga 72% dengan melakukan penambahan jumlah cakupan pelanggan air bersih hingga 10 ribu dari 70 ribu unit rumah yang masuk dalam daftar tunggu.
Di tahun yang sama, PDAM Kota Makassar melakukan penambahan pipa jaringan baru di wilayah timur dan utara kota dengan panjang kurang lebih 3 km sehingga panjang pipa jaringan PDAM menghampiri 4 juta km untuk melayani masyarakat pelanggan air.
Saat ini PDAM Kota Makassar memiliki jumlah pelanggan sekitar 169 unit rumah dengan jumlah debit air kurang lebih 2.950 liter per detik dari lima instalasi yang ada. Di tahun 2017, PDAM Makassar menargetkan 75% hingga 80% masyarakat terlayani air bersih.










