Saturday, October 10, 2026
  • Login
Inipasti
  • Home
  • News
    • All
    • Bencana Alam
    • Berita
    • Citizen Reporter
    • Fenomena
    • Kebakaran
    • Politics
    • Science
    • World

    Dua Mantan Dekan FE Unismuh Kenang Mahmud Nuhung, Sosok Dermawan yang Tak Pernah Lelah Membantu

    Ketua PGRI Makassar: Mahmud Nuhung Mengabdi untuk Pendidikan dan Mencerdaskan Bangsa

    10 Alasan Asics Gel Nimbus 27 Jadi Sepatu Cushioning Paling Nyaman Tahun Ini

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Sains & Teknologi
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • All
    • Bencana Alam
    • Berita
    • Citizen Reporter
    • Fenomena
    • Kebakaran
    • Politics
    • Science
    • World

    Dua Mantan Dekan FE Unismuh Kenang Mahmud Nuhung, Sosok Dermawan yang Tak Pernah Lelah Membantu

    Ketua PGRI Makassar: Mahmud Nuhung Mengabdi untuk Pendidikan dan Mencerdaskan Bangsa

    10 Alasan Asics Gel Nimbus 27 Jadi Sepatu Cushioning Paling Nyaman Tahun Ini

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Sains & Teknologi
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Inipasti
No Result
View All Result
Home Analisis

Pengaruh China di Asia  Makin Perkasa Termasuk Indonesia

January 21, 2020
in Analisis
Pengaruh China di Asia  Makin Perkasa Termasuk Indonesia

Post Views: 2

INIPASTI.COM,Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyebutkan bahwa selama hampir sepuluh tahun terakhir, pengaruh China di kawasan Asia maupun Indonesia meningkat tajam.

Untuk pertama kalinya pada 2019 pengaruh China melampaui Amerika Serikat. Selama hampir sepuluh tahun terakhir, kehadiran China di kawasan Asia maupun Indonesia makin terlihat.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan mengatakan selama hampir sepuluh tahun terakhir, dalam persepsi publik Indonesia, pengaruh China mengalami peningkatan yang tajam.

Bahkan pada 2019, China kata Djayadi dianggap sebagai negara yang pengaruhnya paling besar di Asia dan Indonesia, melampaui pengaruh Amerika Serikat dan Jepang.

Tetapi jika berbicara tentang sentimen masyarakat terhadap pengaruh China, sentimennya semakin negatif. Maksudnya lanjut, Djayadi jumlah orang yang menganggap pengaruh China positif selama hampir 10 tahun terakhir ini menurun tajam.

Sedangkan jumlah orang yang menganggap pengaruh China negatif meningkat tajam. Meski demikian pada 2019 masih banyak yang menyatakan China memberi pengaruh positif.

“Kehadiran Chinadi kawasan Asia maupun di Indonesia itu makin terlihat. Dan kehadirannya itu terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan Amerika Serikat dan negara lain seperti Jepang, Rusia dan India,” ujar Djayadi Hanan.

Djayadi Hanan menjelaskan penilaian masyarakat terhadap negara-negara paling berpengaruh di Asia dan Indonesia itu berhubungan dengan sejumlah faktor seperti penilaian terhadap keadaan ekonomi, kinerja pemerintah, keberpihakan dalam pemilu/politik dan sejumlah faktor demografi.

Penilaian atau sentimen terhadap China, lanjutnya, banyak dipengaruhi oleh faktor ekonomi politik. Kecenderungan bersikap negatif terhadap China terdapat pada warga yang menilai kondisi ekonomi nasional buruk dan pemilih Prabowo-Sandi di pemilu 2019 lalu.

Lembaga Survei Indonesia (LSI) bekerja sama dengan Asian Barometer melakukan survei tentang persepsi publik terhadap negara-negara paling berpengaruh di Asia sejak 10-15 Juli 2019.

Populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang sudah berumur 17 tahun lebih. Sampel yang digunakan sebanyak 1.540 responden yang dipilih dengan metode Stratified multistage .

Sebelumnya survei yang sama juga pernah dilakukan pada tahun 2011 dan 2016.

Pertumbuhan Ekonomi China, Peneliti Senior dari Institute for Development of Economics and Finance Enny Sri Hartati mengakui memang saat ini pertumbuhan ekonomi Chinajauh melesat jika dibandingkan dengan Amerika Serikat.

Volume perdagangan dari China lanjutnya juga mengalami peningkatan yang luar biasa pertumbuhannya termasuk juga investasi yang masuk ke China juga luar biasa.

Dalam strategi dagang, negara itu memproduksi barang secara massal dan dijual sangat murah sehingga melakukan penetrasi ke berbagai pasar termasuk pasar Amerika sehingga Amerika mengalami defisit neraca perdagangan.

“Apalagi hanya ASEAN yang memang masih dalam posisi middle income country bruto, sehingga itu yang membuat penetrasi dari perdagangan China luar biasa,” papar Enny. Apalagi, imbuhnya, China juga punya strategi penguasaan logistic melalui “Jalur Sutra”.

“Sebenarnya itu untuk pemetaan penguasaan logistik jalur perdagangan sehingga ketemu, sempurna. Itu yang menyebabkan hegemoni ekonomi China bisa melakukan penetrasi dalam berbagai hal,” tambahnya.

Hal itu lanjut Enny dikolaborasikan dengan mata uangnya sehingga ketika perdagangannya mulai ada persoalan dengan perang dagang, pihak berwenang menanggapinya dengan menerapkan kebijakan moneter langsung yaitu devaluasi terhadap nilai yuan.

Sementara Amerika selama ini fokus kepada teknologi tinggi. Industri inilah, kata Enny, berhadapan dengan barang yang diproduksi massal tersebut.

Nilai perdagangan China dengan negara-negara anggota ASEAN selama periode Januari-Oktober 2018 tercatat 3,18 triliun Renminbi atau Rp 6.709 triliun atau naik 13,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2017.

Badan Bea dan Cukai setempat atau GAC mencatat bahwa total surplus perdagangan China pada Oktober 2018 senilai 233,63 miliar RMB atau lebih banyak dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 213,23 miliar RMB.

Total ekspor China sepanjang 2019 mengalami kenaikan dengan lonjakan permintaan global, sedangkan perdagangan dengan AS dilaporkan turun hampir 11 persen di tengah perang dagang antara kedua negara.

Administrasi Bea Cukai China melaporkan bahwa ekspor dalam yuan tumbuh sebesar 5 persen secara tahunan pada 2019 dan impor naik 1,6 persen.

Ekspansi tersebut memperlebar surplus perdagangan China sebesar 25,4 persen menjadi 2,92 triliun yuan atau sebesar US$424,6 miliar untuk 2019.

Polemik Investasi China, Terkait dengan penilaian negatif terhadap pengaruh China , Enny menyatakan strategi yang dilakukan China yang penting adalah memperbesar volume perdagangan untuk kepentingan dalam negerinya.

Sehingga dengan meningkatkan volume perdagangan ke berbagai macam negara berarti investasi dalam negerinya mengalami peningkatan dan juga memberikan lapangan kerja ke domestiknya.

Otomatis, lanjut Enny, dampaknya semua investasi China ke berbagai negara termasuk ASEAN tentu mengutamakan kepentingan domestiknya. Hal itu akhirnya menimbulkan polemik di negara-negara tujuan investasi, ujar Enny. Bukan hanya di Indonesia.

Enny mencontohkan Perdana Menteri Mahathir Muhamad yang menghentikan berbagai proyek-proyek kerja sama China dan Malaysia karena dianggap lebih menguntungkan China. Sedangkan di Indonesia, masalahnya adalah tekanan defisit neraca perdagangan.

Masalah lainnya dengan investasi China, kata Enny, adalah ketentuan untuk mempekerjakan tenaga kerja asal China.

“Berbeda dengan investasi Amerika sehingga investasi AS di Indonesia masih bisa berdampak pada penyerapan tenaga kerja,” lanjut Enny.

Kondisi China yang seperti ini, tambah Enny, pasti kedepannya akan berpengaruh terhadap negara Tirai Bambu itu. Sementara Enny menambahkan perdagangan Indonesia-Amerika tidak pernah ada konflik.

Impor dari Amerika tidak mematikan ketahanan industri dalam negeri Indonesia karena Amerika tidak pernah memproduksi industri-industri yang berbiaya murah seperti dikembangkan China di Indonesia.

Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Padjajaran, Bandung Teuku Rezasyah menilai penyebab pengaruh China bisa begitu besar di Asia termasuk Indonesia adalah faktor ekonomi. China,menurutnya, lebih agresif dalam berinvestasi, mencari importir-importir produk China dimana dibuktikan dengan banyaknya perjanjian-perjanjian persahabatan bahkan mengoptimalkan kerja sama sub negara.

Lanjut Rezasyah, aktivitas kerja sama AS hanya terlihat di level kerja sama antar kota. Itu pun terbatas. Sebaliknya, China mampu mendatangkan pemimpin kota secara konsisten ke Indonesia maupun negara-negara ASEAN (Association of Southeast Asian Nations/ Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) untuk kerja sama antara kota.

“Komitmen masyarakat ASEAN di level pemerintah, provinsi, kota hingga level bisnis itu benar-benar termonitor dengan baik oleh China lewat multi-actor. Sedangkan Amerika tidak bergerak seperti itu,” papar Rezasyah (VOA-

“Amerika cenderung bergerak lewat jalur diplomatik, konsulat, kedutaan. Kemudian Amerika mengandalkan alumnus, juga mengandalkan American Chamber of Commerce,” ujarnya.

Menurut Rezasyah apabila Amerika tetap ingin menjadi pemimpin kawasan, Amerika sedianya memainkan peran lebih besar dalam forum Indo-Pasifik Syakhruddin)

 

Bagikan:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • More
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
  • Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Share on Reddit (Opens in new window) Reddit
  • Print (Opens in new window) Print

Like this:

Like Loading…

Related

Tags: aSIAChinamAKINpERKASA
Inipasti

© 2026 inipasti.com - Hanya yang pasti-pasti aja inipasti.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Kode Etik

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

© 2026 inipasti.com - Hanya yang pasti-pasti aja inipasti.

%d