INIPASTI.COM, ALEPPO – Sebuah cuplikan video yang memperlihatkan seorang anak kecil yang berlumuran darah dan tampak pasrah, yang diselamatkan dari reruntuhan bangunan pascaserangan udara di Aleppo, menuai kemarahan dari seluruh dunia.

Gambar anak yang sedang duduk di kursi ambulans itu dirilis oleh para aktivis dan dishare secara luas di media sosial.
Dia diidentifikasi sebagai Omran Daqneesh, lima tahun, yang dirawat karena terluka di kepala, kata dokter, Rabu (17/8/2016), sebagaimana dilansir BBC.
Kedua orang tua serta tiga saudaranya dikabarkan juga selamat dari serangan tersebut.
Pusat Media Aleppo yang pro-oposisi mengatakan gambar Omran diambil di distrik Qaterji, wilayah Aleppo yang dikuasai pemberontak, pada Rabu, pasca serangan udara Rusia yang menewaskan paling tidak lima orang dan melukai 12 lainnya.
Cuplikan video yang dimaksud memperlihatkan seorang anak kecil yang diselamatkan dari bangunan yang rusak oleh petugas medis kemudian didudukkan di kursi belakang ambulans, dalam keadaan bermandikan debu dan darah menyelimuti wajahnya.
Omran kemudian ditinggalkan sendirian duduk tenang, tampak terkesima menyaksikan kejadian yang menimpa dirinya. Dia menyapukan tangan ke wajahnya dan memandangi darah di telapak tangannya kemudian menyapukannya ke tempat duduk ambulans.
Gambar Omran itu langsung dibandingkan dengan gambar lainnya yang sangat mengganggu nurani, yakni gambar mayat pengungsi Suriah berusia lima tahun, Alan Kurdi, yang terdampar di pantai Turki saat keluarganya berupaya menyeberang ke Yunani.
Pertempuran antara pasukan pemerintah bersama sekutunya melawan pasukan pemberontak kian meningkat beberapa pekan terakhir di kota Aleppo, yang dulu merupakan pusat perdagangan dan industri Suriah, mengakibatkan ratusan korban tewas.
Rusia, sekutu utama pemerintah, mengatakan siap menghentikan operasi militer di kota itu selama 48 jam mulai minggu depan setelah utusan khusus PBB Staffan de Mitsura mengajukan permohonan “uluran kemanusiaan” yang memungkinkan mereka memberikan bantuan kepada dua juta penduduk sipil yang terperangkap di tengah-tengah pertempuran kedua belah pihak.
Belum ada bantuan yang diberikan ke dalam wilayah terkepung itu sejak permulaan bulan ini.










