Pesan Sejuk Aa Gym: Indonesia Krisis Keteladanan

Abdullah Gymnastiar

INIPASTI.COM, JAKARTA – Rasulullah Muhammad SAW sejatinya diutus ke bumi untuk menyempurnakan akhlak manusia. “Sesungguhnya Aku diutus ke bumi hanyalah untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak”.

Hadis itu disampaikan oleh penceramah kondang asal Bandung, Abdullah Gymnastiar pada acara Indonesia Lawyer Club (ILC) spesial ulang tahun TvOne, Selasa, 11 Februari 2020.

Inline Ad

Sosok ulama yang akrab disapa Aa Gym itu menguraikan bahwa setiap masalah yang terjadi disebabkan masalah akhlak. Ekonomi menjadi rusak gara-gara akhlak pelaku ekonomi tidak baik, perpolitikan menjadi buruk gara gara politikus tidak baik akhlaknya.

“Oleh karena itu, sepakat bahwa kalau bangsa ini ingin berubah menjadi lebih baik, kuncinya semua fokus ke akhlak,” tegasnya pada ILC yang mengusung tema ‘Menatap Indonesia ke Depan Lewat ILC’.

Menurutnya, akhlak itu bukanlah semata-mata sikap baik. Akan tetapi juga dibarengi dengan karakter yang kuat. Karena dia menilai jika hanya sekadar baik saja, namun tidak memiliki kemampuan dan kekuatan, maka kebaikannya itu tidak bermanfaat bagi orang lain.

“Solusinya, kalau bisa kita kompak membangun karakter ‘Baku’ (Baik dan Kuat). Baiknya iya, tapi dia juga punya kekuatan berfikir yang bagus, kekuatan entrepreneur yang baik, kekuatan kepemimpinan, dan harus meneladani Rasulullah,” jelasnya.

Baca Juga:  Pengurus Masjid dan Tokoh Agama Ikuti Edukasi Covid-19 di Swiss Belhotel

Namun, dia menilai bahwa Indonesia saat ini krisis akan keteladanan. Menurutnya, tidak ada sosok teladan yang bisa ditiru oleh masyarakat Indonesia. Hal itulah yang dianggap sebagai salah satu penyebab negeri ini tidak bisa maju.

“Sehebat apa pun aturan kalau tidak ada contohnya susah. Krisis di negeri kita adalah krisis keteladanan. Kita bingung mau meniru yang mana,” keluhnya.

“Ayo kita bangkitkan semangat. Kalau ingin memperbaiki negeri ini, jadilah teladan dalam bentuk apa pun,” tukasnya.

Aa Gym pun memaparkan keteladanan yang sangat dibutuhkan bangsa Indonesia saat ini ada 3 hal. Pertama adalah Teladan akur. Teladan yang pertama ini dikatakannya telah ditunjukkan oleh Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Kemudian yang kedua adalah Teladan Jujur. “Bersikaplah jujur, karena kejujuran itu mengantarkan kepada kebaikan. Jadi kalau orangnya sudah tidak bisa jujur, itu baiknya baik topeng, untuk menutupi ketidakjujurannya. Kalau orang sudah tidak bisa jujur, energinya adalah untuk menutupi ketidakjujurannya karena setiap berbohong, takut ketahuan. Harus bikin kebohongan lain. Jadi tidak kerja orang yang tidak jujur itu, selain membuat kebohongan baru,” tegasnya.

Baca Juga:  Rocky Gerung Tanggapi Menag Fachrul Razi dan Radikalisme

“Bagaimana bangsa ini bisa besar kalau yang diberi amanah hanya bekerja untuk menutupi kebohongan/ketidakjujuran. Habis waktunya, habis energinya, dan tidak tersisa. Dia pun tidak akan pernah nyaman,” tambahnya.

Dia memastikan bahwa orang yang tidak jujur itu hidupnya tidak bakal nyaman. “Kalau dirinya sudah tidak nyaman, itu wajahnya tidak nyaman dilihat, omongannya tidak nyaman didengar, tulisannya tidak nyaman dibaca, dan keputusannya pasti tidak akan adik, karena ketidakjujuran tidak akan menghasilkan kebaikan,” tukasnya.

Teladan yang ketiga adalah Teladan Adil. Aa Gym memaparkan bahwa tidak ada kebahagiaan, kebenaran dan rasa damai jika tanpa keadilan.

“Karena adil itu lawannya zalim. Berarti kalau tidak adil, itu zalim. Apa yang bisa ditegakkan dengan kezaliman? Tidak akan pernah ada,” lantangnya.

Dia pun berharap Teladan Keadilan ini hadir di setiap individu, terutama para pejabat negeri. Karena dia menilai bahwa semua kerusuhan yang terjadi akarnya dari ketidakadilan.

Baca Juga:  Ramadhan 1440 Hijriah, Wisatahati Sediakan 'Tiket Masuk Surga'

“Mudah-mudahan kalau semangat kita semua, para menteri, presiden, tokoh, ulama, budayawan, ahli ekonomi berpikirnya ‘saya ini adil atau zalim?’ Pilihannya kan itu, kalau tidak adil ya zalim. Pak, semua kerusuhan itu diawali dengan ketidakadilan,” ucapnya.

(Sule)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.