MAKASSAR – Publication Manajemen Center (PMC) Universitas Hasanuddin, menggelar workhosp Jurnal Internasional. Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari ini, Senin-Kamis (18-21/7), terbagi dalam dua kelompok kegiatan, yaitu penulisan manuskrip dan pengelolaan Open Journal System (OJS).
Workshop penulisan yang berlangsung dua hari (Senin-Selasa, 18-19/7), para peserta dibantu untuk memperbaiki manuskrip karya ilmiah. Menurut Direktur PMC Unhas, Dr Imam Mujahidin Fahmid, peserta yang ikut serta dalam workhop pada umumnya adalah dosen yang bergelar profesor dari berbagai disiplin ilmu. Mereka didampingi dalam memperbaiki manuskrip karya ilmiah yang mereka miliki hingga siap untuk disubmit di jurnal internasional.
Dikatakan, tim pendamping yang membantu para peserta, mempunyai kriteria yaitu karya ilmiah sudah terpublikasi minimal 5 judul dan memiliki H-Index di atas 10.
Imam menyebut para pendamping itu antara lain Prof Dr Ir Salengke MSc dari Fakultas Pertanian, Prof Dr Jamaluddin Nyompa MSc -Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan dan Prof Dr Saleh Ali MSc, Ketua Internasional Journal Agriculture System (IJAS) Unhas.
Selain itu, turut hadir dua orang proofreader, yang membantu memperbaiki tata bahasa penulisan karya ilmiah dalam bahasa Inggris, yaitu Mark Hawiit dari Amerika Serikat dan Abigail Moore dari Inggris.
“Target kita bukan lagi mempublikasi karya ilmiah sebanyak-banyaknya,
tetapi tujuan kegiatan ini adalah membangun atmosfir menulis jurnal internasional yang disitasi (dikutip sebagai referensi) oleh peneliti lain di seluruh dunia,” jelas Imam.
Dia menambahkan bahwa saat ini terjadi pergeseran target bagi setiap universitas. “Kalau dulunya target perguruan tinggi adalah menjadi universitas riset, kemudian meningkat sasaran menjadi worldclass university, sekarang target kita ada menjadi universitas yang karya ilmiahnya disitasi oleh peneliti dari berbagai penjuru dunia,” ujar Imam.
Diharapkan, workshop dapat membantu para peneliti -yang merupakan dosen di Unhas dapat agar lebih mudah mempublikasi karya ilmiahnya di jurnal internasional dan mendapatkan lebih banyak sitasi oleh peneliti lain. Dari 40 manuskrip karya ilmiah yang masuk, tambah Imam, hanya 20 judul manuskrip yang akan dibiayai untuk publikasi.
Selain workshop penulisan, juga akan digelar pelatihan pengelolaan Open Journal System (OJS). “PMC menargetkan, setiap fakultas di Unhas dapat mengelola 2 OJS,” katanya.
Dijelaskan bahwa untuk menaikkan status Unhas, ada empat kriteria yang harus dipenuhi, yaitu perguruan tinggi yang memiliki reputasi brdasarlan survei layanan, sitasi per fakultas, alumni, serta rasio jumlah dosen dan mahasiswa.










