Pukul 13.00 Siang ini, Pasangan SK-HD Mulai Mendaftar di KPU

Inilah kantor KPU Takalar tempat mendaftar calon bupati dan wakil bupati Takalar periode 2017 – 2022.

INIPASTI.Com, MAKASSAR – Pasangan Syamsari Kitta – H. Dede (SK-HD) mulai mendaftar di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Takalat sekitar pukul 01.00 Wita Rabu (21/9/2016).

Sebelum mendaftar pasangan bersama dua partai pengusungnya PKS dan Nasdem berkonpoi menuju masjid Agung Takalar untuk salah dhuhur berjamaah. Setelah salat dhuhur berjamaah pasangan calon diantar oleh pendukngnya ke KPU untuk mendaftar.
Komisioner KPU Takalar Muh. Darwis, kepada inipasti.com, di Takalar mengatakan, Rabu (21/9) adalah hari pertama dibuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Takalar periode 2017-2022. Dan pasangan SK-HD yang pertama mendaftar.
Menurut Darwis, sesuai informasi pada hari kedua pasangan Burhanuddin Baharuddin – H. Nojeng baru akan mendaftar yakni Kamis (22/9). Menurutnya sampai saat ini baru dua pasangan yang dipastikan siap mendaftar di KPU. “Masih ada dua hari kesempatan mempersiapkan diri mendaftar, karena KPU baru menutup pendaftaran pada 23/9,”ujarnya.
Pasangan ini diusung oleh dua partai yakni Partai Keadilan Sejahter (PKS) dengan perolehan 4 kuris di DPRD dan Nasdem 2 kursi. Sebelumnya atau Senin (19/9) kabar penetapan pasangan SK-HD sempat membuat kaget banyak pihak, bahkan termasuk kader Nasdem.

Baca Juga:  Calon Perseorangan Pilkada Takalar Harus Kantongi 20.737 KTP
Inline Ad

Tidak ada yang mengira sebelumnya kalau pasanga ini dipaketkan. Yang santer disebut-sebut yang akan berpasangan dengan Syamsari Kitta kalau bukan Alimuddin Namba (birokrat) adalah Makmur Mustakim (politisi PPP). Tetapi keluar putusan malah yang jadi pasangan SK-HD.

Baca Juga:  Mundur dari NasDem dan Bergabung ke Golkar

Tidak ada yang mengetahui pertimbangan apa khususnya Nasdem menyetujui H. Dede karena yang inipasti.com peroleh informasinya sebelumnya, kalau H.Dede itu ditolah oleh DPP Nasdem. Tetapi faktanya tidak demikian. Nasdem tetapi merekomendasi SK-HD.

Secara politis banyak orang meragukan, kalau pasangan ini bisa menyaingi Bur-HN. Orang melihat mana mungkin H.Dede bisa maksimal menggalang massa sementara yang dilawan adalah kakak iparnya sendiri H.Nojeng yang juga sama-sama maju sebagai calon wakil bupati. Disamping itu H.Nojeng juga masih berada di kekuasaan (wakil bupati), sementara H.Dede sudah tidak lagi menjadi anggota DPR RI. Artinya kekuasaannya sudah bisa diprediksi.

Iklan
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.