PWM Sulsel Maksimalkan Rihlah Ramadhan di 24 Kabupaten

Ft: Ketua PWM Sulsel, Prof Dr H ambo Asse, M.Ag.-nasrullah-
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR- Setelah pengajian ramadhan 1439 H, PWM Sulsel dan pengajian ramadhan PP Muhammadiyah di Yogyakarta dan Jakarta dilaksanakan, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel akan melaksanakan Rihlah Ramadhan di 24 kabupaten kota se Sulsel.

Tim rihlah ramadhan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel ini akan melakukan dakwah di masjid-masjid besar di daerah yang sudah ditetapkan oleh PDM masing-masing.

“Masjid mana yang akan ditempati berdakwah, itu nanti diatur oleh PDM setempat, tapi berharap di masjid Agung atau masjid raya yang ada di daerah,”tandas Ketua PWM Sulsel, Prof Dr H Ambo Asse, M.Ag.

Rihlah ramadhan PWM Sulsel ini mulai dilaksanakan pada tanggal 1, 2 dan 3 Juni 2018 untuk tahap pertama, dan tahap kedua dilaksanakan pada 8, 9, dan 10 Juni 2018.

Baca Juga:  50 Persen JCH Mamuju Utara Berusia di Atas 60 Tahun

Ketua PWM Sulsel, Prof Dr H Ambo Asse, M.Ag, mengatakan, tim rihlah PWM Sulsel dibagi menjadi 6 tim. Tiap tim akan mengunjungi empat kabupaten dan masing-masing tim memiliki satu orang koordinator.

Disebutkan Prof Ambo, bahwa tim 1, koordinatornya Dr H Mustari Bosra, daerah yang akan dikunjungi adalah Bulukumba, Selayar, Maros dan Makassar. Sementara tim 2, dikoordinatori oleh Prof Irwan Akib, daerah yang dikunjungi, Sinjai, Bone, Enrekang dan Sidrap.

Sementara tim 3 koordinatornya, Ir H Darwis Lantik, daerah yang dikunjungi, Bantaeng, Jeneponto, Pinrang dan Parepare. Tim 4 koordinatornya, KH Ahmad Tawalla, daerah yang dikunjungi, Takalar, Gowa, Toraja Utara dan Tanatoraja. Tim 5 koordinatornya, H Mawardi Pewangi, daerah yang dikunjungi Lutim, Lutra, Barru dan Pangkep, sementara tim 6 koordnatornya Dr Abdullah Renre, daerah yang dikunjungi, Palopo, Luwu, Soppeng dan Wajo.

Baca Juga:  Subhanallah, Ini yang Diterapkan Madrasah Ini kepada Siswanya

Sementara Ketua PWM Sulsel, Prof Ambo Asse, mengaku melakukan rihlah ramadhan tidak bersama-sama dengan tim rihlah yang sudah terbentuk. Meskipun demikian mereka juga tetap keliling daerah untuk melaksanakan dakwah di masjid-masjid.-nasrullah-

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.