INIPASTI.Com, MAKASSAR – Rapat Kerja Wilayah Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi) Wilayah IX Sulawesi A, yang akan digelar 22 – 23 September di Hotel Clarion diharapkan akan dibuka oleh Gubernur Sulsel H. Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Ketua Aptisi Wilayah IX Sulawesi A, berharap dalam rapat kerja wilayah Aptisi akan dibuka oleh Gubernur Sulsel H.Syahrul Yasin Limpo. Gubernur juga akan dimnta memberikan pengarahan kepada peserta seputar kebijakannya selama ini didalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Sulsel.
Panitia menganggap selama kepemimpinan gubernur yang sudah memasuki periode kedua cukup banyak terobosan yang berhasil dilakukan. Terakhir pemberian beasiswa bagi mahasiswa baru yang kuliah di Sulsel serta beasiswa program S3 di luar negeri.
Ketua APTISI Wilayah IX Sulawesi A, Prof Dr H Hambali Thalib, SH, MH mengatakan hal ini saat audiensi dengan Gubernur Syahrul Yasin Limpo, di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (30/8/2016).Dikatakan peserta Rakerwil akan dihadiri sekitar 300-an PTS atau sekitar 800 orang peserta.
Dalam acara audiensi dengan gubernur hadir sejumlah pimpinan perguruan tinggi swasta yang juga pengurus Aptisi, yakni Rektor Upri Makassar, Dr Hj Andi Niniek F. Lantara, Wakil Rektor IV UMI, Prof Dr Ma’ruf Hafidz, SH, MH dan sejumlah pimpinan PTS lainnya.
Gubernur Sulsel H. Syahrul Yasin Limpo berharap, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi) Wilayah IX Sulawesi A, banyak mengambil peran dalam peningkatan mutu pendidikan di Sulsel.
Mantan bupati Gowa dua periode ini meminta setiap lulusan yang ditelorkan perguruan tinggi telah memiliki daya saing yang tinggi, sehingga tidak ada lagi lulusan yang menganggur karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki.
Makanya gubernur dalam kesempatan tersebut meminta kepada pengurus Aptisi untuk membuat agenda yang ditetapkan Aptisi, seperti mengikutkan magang mahasiswa diperusahaanperusahaan atau diintansi-intasni terkait. Minimal mahasiswa sudah punya pengalaman selama magang di perusahaan.
Gubernur juga minta Aptisi memiliki ruh model pendidikan yang seperti apa yang diharapkan, kemudian Aptisi juga memiliki target pencapaian, harus disiplin dan memiliki manajemen yang kuat.“Ini pendidikan dan tidak boleh main-main di dalam mengurusnya,”kunci Syahrul.










