Rektor UNISMUH Tandatangani MoU dengan Genetic Computer School Singapura

FT: Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM memberikan cendramata kepada Principal Genetik Computer School Singapura usai penandatanganan MoU, Sabtu 23 Februari 2019. (nasrullah)

INIPASTI, MAKASSAR-Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM di era periode kepemimpinannya sebagai rektor telah aktif membangun jaringan kerjasama berbagai pihak, baik nasional maupun internasional dalam rangka untuk pengembangan akademis serta lainnya.

Sabtu 23 Februari 2019 ,di Lantai 17 Ruang Rektor, sekitar pukul 14.00 Wita, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE, MM atas nama rektor Unismuh Makassar kembali menandatangani penandatanganan sebuah Memorandum of Understanding (MoU) dengan Principal Genetic Computer School Singapura, Mr William Goh.

Dalam acara penandatanganan hadir Wakil Rektor I, Dr Ir Rakhim Nanda, Wakil Rektor IV, Ir H Saleh Molla, dan Kepala Penjaminan Mutu Unismuh Makassar, Dr Lukman Hakim.

Baca Juga:  STKIP Yapim Maros Buka Prodi Baru S1 Pendidikan Fisika

Kerjasama sekolah computer genetic Singapura untuk program pendidikan akademis ini cukup direspon oleh Rektor Unismuh, Prof Rahman Rahim.

Prof Rahman Rahim berharap kerjasama sekolah computer genetic Singapura dengan Unismuh Makassar kalau sudah berjalan akan berencana membuka kelas mahasiswa, dosen, maupun alumni. Bahkan menurutnyajika sudah berjalan bagus, akan dibuka kelas umum.

Rektor berharap penandatanganan MoU ini akan secepatnya bisa ditindaklanjuti. “Mudah-mudahan kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi pengembangan SDM Unismuh Makassar,” harap Prof Rahman.

Baca Juga:  Makassar Raih Penghargaan Kota Cerdas Indonesia 2017

Untuk langkah awal, sebut rektor akan mengirim dua tenaga dari Unismuh untuk dilatih di Genetik Computer School Singapura. Tentu yang akan dikirim ini tau IT dan tentu mahir bahasa Inggris.

Principal Genetic Computer School Singapura, Mr William Goh, mengatakan, selama training di Singapura tidak dikenakan biaya alias gratis. Peserta hanya menyiapkan tiket pesawat dan lainnya.(nasrullah)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.