S2 Administrasi Publik PPs-Unismuh Makassar Cetak 130 Magister

Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sejak mulai mendapatkan izin operasional 2007, prodi S2 Administrasi Publik telah mencetak sebanyak 130 magister administrasi publik.

Para alumni itu menyebar berkarier pada kantor pemerintah dan swasta di Makassar dan sekitarnya.

Demikian ditegaskan Ketua Prodi S2 Ilmu Administrasi Publik PPs-Unismuh Makassar, Dr. Abdul Mahsyar, M.Si kepada media akhir Juni 2017.

Dijelaskan, wisuda perdana mulai 2010 dan sampai 2017, selalu ada alumni magister yang ikutkan wisuda secara kolektif di universitas.

Magister administrasi publik ini menawarkan dua konsentrasi yakni, manajemen publik serta kebijakan publik. Kedua konsentrasi ini setiap kali penerimaan maba berimbang peminatnya, tegas doktor administrasi publik PPs-Unhas 2013 ini.

Baca Juga:  Teliti PSK, Aisyah Raih Gelar Doktor

Tahun akademik berjalan 2017, jumlah mahasiswa yang terdaftar di Pusat Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti) Kemenristekdikti sebanyak 100 orang, tetapi yang aktif melakukan transaksi akademik sebanyak 47 orang, ungkap DPK PPs-Unismuh Makassar ini.

Setiap penerimaan maba, jumlah yang diterima antara 20-27 orang. Hal ini sesuai kapasitas daya tampung serta rasio dosen dimiliki kampus.

Selain menggunakan dosen tetap, sejumlah Guru Besar dari kampus Unhas, UNM, UIN Alauddin serta LAN Makassar juga jadi dosen luar biasa, ungkap peneliti di LP3M Unismuh Makassar ini.

Baca Juga:  UKM Talas Unismuh Makassar Gelar Talkshow Cetak Generasi Penari

Kondisi tiga tahun terakhir ini mahasiswa mencapai sekitar 65 persen sudah bekerja dan sisanya adalah mahasiswa murni. Para mahasiswa itu ada dari Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Maros, Barru dan Pangkep, kata pria kelahiran Bone, 30 Maret 1968 ini.

Memberi wawasan dan pengetahuan menggelobal, para mahasiswa sering dibawa studi lapang ke luar negeri. Negara yang pernah di kunjungi Hongkong, Thailand, Malaysia dan Singapura, tandas sarjana administrasi Fisip Unhas 1992 ini. (yahya)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.