INIPASTI.COM, GOWA – Saleh (38) satpam perumahan Yusuf Bauty yang saat ini resmi menjadi otak pelaku pembunuhan Rafika (22) hanya pasal gara-gara Handphone, dikenal satpam Lale (Mesum) oleh warga sekitar.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani dengan mengatakan, pelaku pembunuhan Rafika Hasanuddin, alumni Farmasi UIT, dikenal warga sekitar satpam lale dikarenakan ia sering sekali mengintip cewek di tiap perumahan tersebut.
“Dan ternyata, sebelum kejadian ini, pelaku ini pernah ketahuan mengintip warga perumahan dan kena marah saat itu,” ujar Dicky saat ditemui usai rekonstruksi pembunuhan di rumah korban ditemukan meninggal, Kamis (19/1/2017)
Dikatakannya, bahwa awal mulanya pelaku hanya berniat utuk mengambil HP korban yang diletakkan diatas tempat tidur saat korban ganti baju.
“Awalnya pelaku hanya ingin mengambil HP korban yang terletak diatas tempat tidur. Korban yang waktu itu sedang ganti baju melihat pelaku dan berusaha melawan,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.
Lebih lanjut Dicky mengatakan saat korban berusaha merebut HP, kepalanya langsung dibenturkan ke tembok dan dipukul oleh pelaku.
“Sampai akhirnya leher korban ditusuk dan diiris menggunakan pisau dapur,” tukas Dicky.










