INIPASTI.COM, MAKASSAR – Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, tepat Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sulsel, Rabu (3/3)
Kedatangan penyidik KPK ini untuk mencari sejumlah dokumen yang terkait degan kasus dugaan korupsi suap dan gratifikasi, infrastruktur dan pengadaan barang dan jasa.
Tim penyidik KPK diketahui sejak jam 10:00 Wita dan sampai sekarang masih berada di ruangan Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Setda Provinsi Sulsel.
Sebelumnya, KPK telah menyambangi empat tempat untuk mencari bukti terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang melibatkan Gubernur non aktif Nurdin Abdullah, Sekretaris Dinas PUTR Edy Rahmat dan Pengusaha Agung Sucipto.
Dari empat tempat yang didatangi, Rumah Jabatan Gubernur, Rumah Dinas Sekretaris Dinas PUTR, Rumah Pribadi dan Kantor Dinas PUTR
Dalam penggeladahan tersebut, turut disita sejumlah dokumen dan uang tunai.
(Iin Nurfahraeni)










